Tercatat sebanyak 9.558 penonton memadati tribun stadion untuk menyaksikan langsung aksi skuad Super Elang Jawa. Antusiasme tinggi ini tidak lepas dari performa impresif PSS Sleman yang sebelumnya mencatat empat kemenangan beruntun di awal musim.
Kemenangan atas Kendal Tornado FC pun memperpanjang tren positif anak asuh pelatih Ansyari Lubis menjadi lima kemenangan beruntun, memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara.
Menariknya, laga ini juga menjadi pertandingan kandang pertama PSS yang dihadiri penonton musim ini, setelah sebelumnya dua laga di Maguwoharjo harus digelar tanpa penonton akibat sanksi dari musim lalu. Tak heran, suasana di stadion terasa begitu meriah dan menggema sepanjang pertandingan.
Selain duel PSS Sleman vs Kendal Tornado FC, beberapa pertandingan lain juga mencatat kehadiran suporter yang cukup tinggi di berbagai daerah. Berikut daftar lengkapnya:
1. 9.558 penonton, PSS Sleman vs Kendal Tornado FC, Stadion Maguwoharjo, Sleman
2. 4.628 penonton, PSPS Pekanbaru vs Sriwijaya FC, Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru
3. 4.176 penonton, Persiba Balikpapan vs Persela Lamongan, Stadion Batakan, Balikpapan
4. 3.873 penonton, Persiraja Banda Aceh vs FC Bekasi City, Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh
5. 3066 penonton, Deltras FC vs Persipura Jayapura, Stadion Gelora Delta, Sidoarjo
6. 2002 penonton, Persiku Kudus vs PS Barito Putera, Stadion Wergu Wetan, Kudus
Dengan dukungan ribuan suporter setia, PSS Sleman kini semakin percaya diri menghadapi laga-laga selanjutnya. Atmosfer penuh semangat di Maguwoharjo menjadi bukti nyata bahwa loyalitas suporter PSS tak pernah luntur, bahkan setelah masa hukuman tanpa penonton.
Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin PSS Sleman akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk promosi ke kasta tertinggi musim depan. (*)
Editor : Niklaas Andries