Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Seleksi Tertutup Persewangi! Wajah Lama Muncul, Gerbong Makassar Hilang, Siapa yang Lolos Musim Ini?

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:50 WIB
Seleksi pemain Persewangi di bawah besutan coach Francis Reynald Wewengkang menggelar seleksi secara tertutup di lapangan GOR Tawangalun, Selasa (14/10).
Seleksi pemain Persewangi di bawah besutan coach Francis Reynald Wewengkang menggelar seleksi secara tertutup di lapangan GOR Tawangalun, Selasa (14/10).

RADARBANYUWANGI.ID - Nuansa berbeda dibawa Persewangi pada musim ini.

Selasa (14/10), para punggawa Persewangi  menggelar seleksi perdana dengan konsep tertutup yang hanya mengundang eks pemain Persewangi dan beberapa pemain undangan di lapangan GOR Tawangalun.

Tim berjuluk Laskar Blambangan ini menggelar seleksi perdana yang langsung dipantau pelatih kepala Persewangi Francis Reynald Wewengkang.

Sebanyak 34 pemain mengikuti seleksi yang berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Sejumlah wajah lama sisa skuad musim lalu tampak terlihat.

Seperti Tedy Galih, Dheo Zendy, Anis Mujiono, Yusuf Efendi, Akbar Sakira, Sandi Maulana, dan M. Ilham. Mereka tampak mencoba peruntungan untuk tetap dipertahankan di musim ini.

Namun, tak tampak satu pun pemain dari gerbong Makassar yang musim lalu menjadi tulang punggung Persewangi.

Absennya gerbong Makasar  menandakan adanya kemungkinan perombakan besar dalam susunan skuad.

Selain pemain lama, seleksi juga diikuti sejumlah wajah baru, termasuk pemain Porprov Futsal Banyuwangi dan eks pemain Banyuwangi Putra (BP). 

Tak ketinggalan, beberapa pemain asal Banyuwangi yang berkiprah di Liga 1 dan Liga 2 juga ikut menjajal kemampuan.

Di antaranya Sugi “Yanto”, eks winger PSIM Jogjakarta, serta Maliq Prayitno, gelandang Persegres Gresik United.

Coach Francis Wewengkang mengatakan, seleksi hari pertama difokuskan untuk menilai kemampuan teknik dan fisik para pemain.

Dia menyebut seleksi dilakukan secara tertutup agar proses penilaian berjalan lebih optimal.

“Saya hanya melihat secara teknik dan fisik anak-anak. Saya beri waktu sampai besok, kita lihat bagaimana tampilannya. Hari ini atmosfer bagus, tapi belum ada yang digaransi. Kita lihat dulu mana yang akan bertahan,” ujar Francis.

Seleksi tertutup ini dipilih untuk menjaga efektifitas. Enal -sapaan akrab Francis- menilai, jika jumlah peserta seleksi terlalu banyak akan membuat tim pelatih kurang optimlam memilih pemain.

“Ada 34 pemain yang datang. Kita gunakan seleksi tertutup agar bisa lebih fokus melihat kemampuan mereka. Kalau seleksi terbuka, pemain terlalu banyak dan hasilnya tidak optimal. Jadi kali ini kita hanya undang pemain lama dan beberapa rekomendasi,” jelasnya.

Enal menambahkan kerangka tim sebenarnya sudah disiapkan. Namun, untuk saat ini, nama nama yang ada belum akan dipublikasikan.

“Sudah ada beberapa pemain yang kita incar. Kita lihat dulu mana yang cocok secara taktik dan fisik. Saya pribadi suka formasi 3-4-2-1, tapi kita tetap fleksibel,” tambah pelatih asal Manado itu.

Untuk musim ini, Enal  akan dibantu oleh Wahyu Kurniawan sebagai pelatih fisik, serta coach Joyce Sorongan, mantan pelatih kiper PS Biak, yang dipercaya menangani sektor penjaga gawang.

"Seleksi akan berlanjut sampai besok (hari ini) nanti kita akan lihat pemain yang akan dipakai dan tidak dari seleksi ini," pungkasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#francis wewengkang #seleksi pemain #banyuwangi #persewangi