Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rumor Panas F1, Isack Hadjar Siap Gantikan Yuki Tsunoda di Red Bull Musim 2026

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:06 WIB
Isack Hadjar siap menggantikan Yuki Tsunoda jika performanya tak kunjung membaik di ajang F1.
Isack Hadjar siap menggantikan Yuki Tsunoda jika performanya tak kunjung membaik di ajang F1.

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap F1 asal Jepang, Yuki Tsunoda, tengah menghadapi masa-masa sulit di tim Red Bull Racing.

Setelah sempat mencuri perhatian dengan performa apik di Grand Prix Azerbaijan, penampilannya kembali menurun pada seri berikutnya di Singapura, di mana ia hanya mampu finis di posisi ke-12 dan tereliminasi di babak kualifikasi Q2.

Situasi ini membuat rumor mengenai masa depannya di Red Bull semakin menguat.

Apalagi, Tsunoda sempat dioverlap oleh rekan setimnya, Max Verstappen, yang finis di posisi kedua.

Kondisi tersebut mempertegas jarak performa antara kedua pembalap Red Bull musim ini.

Sam Bird: Hanya Masalah Waktu

Komentar tajam datang dari pembalap sekaligus analis F1, Sam Bird, yang menilai posisi Tsunoda di tim utama Red Bull sudah berada di ujung tanduk.

“Dia sudah dioverlap oleh rekan setimnya dan pembalap terdepan lainnya. Hanya masalah waktu sebelum dia kehilangan kursinya. Pertanyaannya bukan ‘apakah’, tapi ‘kapan’,” ujar Bird dalam podcast BBC Chequered Flag.

Bird juga memprediksi bahwa Red Bull bisa saja memberi kesempatan bagi pembalap muda seperti Isack Hadjar untuk mencicipi balapan di tim utama menjelang akhir musim.

“Memberi Hadjar enam balapan untuk belajar dan memahami cara kerja tim besar bisa menjadi langkah cerdas. Red Bull akan membangun mobil untuk Verstappen, dan siapa pun rekan setimnya harus mampu beradaptasi dengan cepat,” tambah Bird.

Isack Hadjar dan Arvid Lindblad Mengintai Kursi Red Bull

Nama Isack Hadjar, rookie dari Racing Bulls, disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Tsunoda pada musim 2026.

Selain itu, pembalap muda lain dari akademi Red Bull, Arvid Lindblad, juga digadang-gadang akan segera naik ke Formula 1 melalui tim Racing Bulls.

Dengan demikian, Tsunoda kemungkinan besar harus bersaing ketat dengan Liam Lawson untuk memperebutkan satu kursi tersisa di tim satelit Red Bull tersebut.

Tsunoda Tetap Optimis

Meski tekanan meningkat, Yuki Tsunoda tetap menunjukkan sikap positif dan fokus memperbaiki performanya.

“Saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan posisi saya. Target saya jelas,” ujar Tsunoda di Singapura.

Ia menambahkan bahwa performanya menuju arah yang benar, terutama setelah menunjukkan peningkatan signifikan pada paruh kedua musim ini.

Tsunoda juga memberikan apresiasi kepada Laurent Mekies, kepala tim baru Red Bull, yang disebutnya berperan besar dalam perkembangan performanya.

“Laurent membantu saya memahami kembali pengaturan mobil dan gaya balap yang sesuai dengan saya. Pendekatannya membuat saya merasa lebih nyaman dan percaya diri di lintasan,” jelas Tsunoda.

Masa depan Yuki Tsunoda di Red Bull memang berada dalam situasi tidak menentu.

Dengan munculnya generasi muda seperti Isack Hadjar dan Arvid Lindblad, tekanan terhadap pembalap asal Jepang itu semakin besar.

Meski begitu, Tsunoda masih punya kesempatan untuk membuktikan diri di sisa musim ini, karena dalam ajang Formula 1, performa di lintasan selalu menjadi bahasa paling meyakinkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #isack hadjar #sam bird #red bull #Yuki Tsunoda #f1