Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Toto Wolff Akui Kritiknya Bangkitkan Semangat Kimi Antonelli Balapan di Ajang F1

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:08 WIB
Toto Wolff akui kritiknya membangkitkan semangat Kimi Antonelli di F1.
Toto Wolff akui kritiknya membangkitkan semangat Kimi Antonelli di F1.

RADARBANYUWANGI.ID - Bos Mercedes, Toto Wolff, mengakui bahwa komentarnya yang sempat menyebut performa Kimi Antonelli di F1 Monza mengecewakan justru menjadi pemicu kebangkitan sang pembalap muda.

Setelah hasil kurang memuaskan di Grand Prix Italia, Antonelli menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua seri berikutnya di Baku dan Singapura.

Masa Sulit di Paruh Musim Eropa

Musim debut Antonelli di Formula 1 tidak berjalan mulus.

Setelah awal musim yang cukup menjanjikan, performanya menurun selama seri-seri di Eropa.

Dalam periode itu, ia mencatat empat kali gagal finis dan hanya dua kali masuk zona poin, itupun di posisi bawah sepuluh besar.

Puncak kesulitannya terjadi di Grand Prix Italia di Monza, ketika ia tergelincir keluar lintasan dan menabrak area kerikil pada sesi latihan bebas kedua.

Dalam balapan utama, Antonelli hanya finis di posisi kesembilan, hasil yang membuat Wolff tidak puas.

“Saya menyebut penampilannya di Monza mengecewakan,” ujar Wolff kala itu, dikutip F1.

“Kamu tidak bisa menaruh mobil di gravel dan berharap tetap bersaing di depan,” imbuhnya.

Kebangkitan di Baku dan Singapura

Namun, kritik tersebut tampaknya memberi efek positif.

Antonelli bangkit dengan performa kuat di Azerbaijan, finis di posisi keempat, kemudian melanjutkan tren positif dengan posisi kelima di Singapura, sirkuit yang belum pernah ia jajaki sebelumnya.

Berbicara kepada Sky Sports F1 di Marina Bay, Wolff mengungkapkan bahwa pendekatan Antonelli kini lebih fokus dan matang.

“Sejak Baku, fokusnya sangat besar. Ia kini lebih sedikit terlibat dalam kegiatan media dan sponsor, lebih banyak menghabiskan waktu bersama tim tekniknya. Itu hal yang bagus,” jelas Wolff.

Belajar dari Kritik

Wolff menegaskan bahwa proses belajar adalah bagian penting dari pengembangan Antonelli sebagai pembalap muda.

Ia juga menilai bahwa memberikan ruang bagi Antonelli untuk membuat kesalahan adalah bagian dari pembentukan karakter dan pengalaman.

“Ini adalah tahun terakhir dari regulasi saat ini. Para pembalap lain sudah terbiasa dengan mobil-mobil ini, sedangkan Kimi baru memulai,” ujar Wolff.

“Musim depan semua orang mulai dari nol lagi. Dalam konteks itu, ia melakukan pekerjaan yang baik. Mungkin kritik itu memang berhasil membakar semangatnya,” ungkapnya.

Potensi Menuju Puncak

Ketika ditanya apakah Antonelli menunjukkan tanda-tanda sebagai calon juara dunia, Wolff menilai bahwa jalan masih panjang, tetapi potensi besar jelas terlihat.

“Jika dia bisa mencapai level seperti George Russell atau Max Verstappen, itu sudah luar biasa. Catatan karier juniornya fenomenal, mungkin yang terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Namun Formula 1 adalah permainan yang berbeda,” pungkas Wolff.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #singapura #toto wolff #Baku #kimi antonelli #f1