Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terungkap! Skenario Gila yang Hampir Membuat Ruben Amorim Dipecat Manchester United Sebelum Jeda Internasional

Niklaas Andries • Jumat, 10 Oktober 2025 | 23:00 WIB

UKIR SEJARAH: Ruben Amorim siap bikin kejutan di Anfield saat Manchester United melawan Liverpool
UKIR SEJARAH: Ruben Amorim siap bikin kejutan di Anfield saat Manchester United melawan Liverpool
RADARBANYUWANGI.ID - Ruben Amorim hampir kehilangan jabatannya di Manchester United sebelum jeda internasional. Fabrizio Romano mengungkap “hal gila” yang bisa membuat pelatih asal Portugal itu dipecat.

Sebuah kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Menurut jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, hanya sebuah “hal benar-benar gila” yang bisa membuat Manchester United memecat Ruben Amorim sebelum jeda internasional.

Sebelum laga kontra Sunderland akhir pekan lalu, posisi Amorim memang berada dalam sorotan tajam. Ia hanya mampu membawa United meraih dua kemenangan dari enam pertandingan Premier League (1 imbang, 3 kalah) — sebuah catatan yang membuat tekanan di pundaknya semakin berat.

Namun, kemenangan 2-0 atas Sunderland di Old Trafford berhasil meredakan suasana. Gol dari Mason Mount dan rekrutan anyar Benjamin Sesko memastikan tiga poin penting bagi Setan Merah sekaligus menyelamatkan posisi sang pelatih.

Fabrizio Romano: Amorim Hanya Akan Dipecat Jika “Hal Gila” Terjadi

Dalam kanal YouTube-nya, Romano menjelaskan bahwa pihak klub tak memiliki rencana memecat Amorim, bahkan jika United kalah dari Sunderland.

“Satu-satunya cara Amorim bisa kehilangan pekerjaannya adalah jika sesuatu yang benar-benar gila terjadi — seperti kekalahan telak tiga, empat, atau lima gol,” ujar Romano.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa manajemen United masih mendukung penuh Amorim, dan akan memanfaatkan jeda internasional untuk memperbaiki kondisi tim serta memperkuat dukungan terhadap pelatih asal Portugal itu.

Manchester United Bantah Isu Gareth Southgate

Di tengah tekanan terhadap Amorim, sempat beredar rumor bahwa Gareth Southgate, mantan pelatih tim nasional Inggris, akan menjadi calon penggantinya.

Namun, Romano menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Meski Southgate memiliki hubungan baik dengan Sir Jim Ratcliffe dan pihak INEOS, Manchester United tidak pernah melakukan kontak atau negosiasi apa pun terkait pergantian pelatih.

Sumber internal klub menegaskan bahwa fokus mereka sepenuhnya tertuju pada Amorim, yang masih terikat kontrak hingga Juni 2027.

Manchester United Tak Ingin Ulangi Kesalahan Masa Lalu

Manajemen Setan Merah kini berhati-hati dalam mengambil keputusan. Dalam satu dekade terakhir, mereka telah menghabiskan lebih dari £72 juta hanya untuk membayar kompensasi pemecatan pelatih — mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Ralf Rangnick, hingga Erik ten Hag.

Langkah mendukung Amorim dianggap sebagai upaya untuk mengakhiri siklus pemecatan mahal yang kerap membuat klub kehilangan stabilitas dan identitas permainan.

Kini, Amorim dihadapkan pada tantangan besar untuk mengembalikan performa dan kepercayaan tim setelah jeda internasional.

United saat ini berada di peringkat ke-10 Premier League, dan harus menjalani dua laga sulit — melawan Liverpool di Anfield pada 19 Oktober, lalu menjamu Brighton & Hove Albion enam hari berselang.

Kemenangan atas Sunderland memang menjadi angin segar, tetapi tekanan untuk kembali bersaing di papan atas masih sangat besar.

Jika mampu menjaga tren positif, Amorim berpeluang besar memperkuat posisinya di kursi pelatih dan membuktikan bahwa kepercayaan klub kepadanya tidak salah.

Meskipun sempat berada di ujung tanduk, Ruben Amorim tampaknya masih mendapat dukungan penuh dari manajemen Manchester United. Kini, semua mata tertuju padanya — apakah ia bisa membalikkan keadaan dan membawa Setan Merah kembali ke jalur kejayaan? (*)

Editor : Niklaas Andries
#manchester united #gareth southgage #Ineos #Ruben Amorim #jeda internasional #fabrizio romano