Pep Guardiola kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Premier League setelah mencapai 250 kemenangan tercepat sebagai pelatih. Catatan bersejarah itu diraih usai Manchester City menumbangkan Brentford dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gtech Community, Senin (6/10) dini hari WIB.
Hanya butuh sembilan menit bagi City untuk memecah kebuntuan. Erling Haaland, yang tengah berada di puncak performa, sukses mencetak gol ke-12 musim ini di semua ajang setelah menerima umpan indah dari Josko Gvardiol.
Meski terus menguasai jalannya pertandingan, City gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas di babak pertama. Kabar buruk datang saat Rodri harus ditarik keluar karena mengalami cedera hamstring, membuat lini tengah The Citizens kehilangan kendali permainan.
Haaland Jadi Pembeda di Laga Ketat
Tanpa Rodri dan dengan Rayan Cherki yang belum diturunkan pasca cedera, City tampil lebih hati-hati di babak kedua. Brentford mencoba bangkit, namun Haaland kembali menjadi pembeda, memastikan City pulang dengan tiga poin penuh.
Kemenangan ini mengangkat posisi The Sky Blues ke peringkat kelima klasemen sementara Premier League, hanya tertinggal tiga poin dari Arsenal di puncak. Sementara itu, Brentford harus puas tertahan di posisi ke-16, tiga angka di atas zona degradasi.
Bagi para netral, laga ini mungkin tidak meninggalkan kesan mendalam. Namun bagi Guardiola, kemenangan ini sangat berarti. Pelatih asal Spanyol tersebut mencatatkan 250 kemenangan hanya dalam 349 pertandingan, memecahkan rekor sebelumnya milik Arsène Wenger, yang butuh 423 laga untuk mencapai jumlah yang sama.
Jika Wenger memiliki Thierry Henry sebagai mesin gol, maka Guardiola punya Erling Haaland—penyerang Norwegia yang seolah tak bisa berhenti mencetak gol dan menjadi kandidat utama Sepatu Emas Premier League 2025.
Momen Kunci: Haaland Akhiri Kutukan di Gtech Stadium
Gol Erling Haaland (menit ke-9, Brentford 0-1 Man City). Kutukan Haaland di Stadion Gtech akhirnya berakhir. Sebelumnya, sang bomber belum pernah mencetak gol di markas Brentford, tetapi kali ini ia melakukannya dengan cara luar biasa.
Berawal dari umpan lambung Gvardiol, Haaland berduel dengan Sepp van den Berg, mengecoh Nathan Collins, lalu melepaskan tembakan mendatar keras yang tak mampu dihalau kiper Brentford. Gol ini menjadi pembuka sekaligus penentu kemenangan City.
Pemain Terbaik: Erling Haaland
Tidak diragukan lagi, Erling Haaland adalah bintang utama laga ini. Dengan insting tajam dan ketenangan di depan gawang, striker berusia 25 tahun itu menegaskan statusnya sebagai predator mematikan Premier League.
Menariknya, Haaland kini telah mencetak gol di 22 dari 23 stadion Premier League yang pernah ia datangi. Sementara itu, Rúben Dias juga pantas mendapat apresiasi atas penampilan disiplin di lini belakang City.
Statistik Pertandingan Brentford vs Manchester City
Penguasaan bola: Brentford 30% – 70% Manchester City
Tembakan: Brentford 6 – 10 Manchester City
Tembakan tepat sasaran: Brentford 1 – 4 Manchester City
Tendangan sudut: Brentford 3 – 2 Manchester City
Pelanggaran: Brentford 10 – 6 Manchester City
Agenda Selanjutnya
Usai jeda internasional, Manchester City akan menjamu Everton di Etihad Stadium pada 18 Oktober, sebelum melanjutkan perjalanan ke Spanyol untuk menghadapi Villarreal di Liga Champions tiga hari kemudian.
Sementara itu, Brentford akan mencoba bangkit saat bertandang ke markas West Ham United dalam laga bertajuk derbi London pada 20 Oktober mendatang. (*)
Editor : Niklaas Andries