Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MotoGP Mandalika 2025: Pertamina Enduro VR46 Siapkan Strategi Khusus di Tengah Cuaca Tak Terduga

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 5 Oktober 2025 | 17:37 WIB
Pertamina Enduro VR46 siap taktik di MotoGP Mandalika 2025.
Pertamina Enduro VR46 siap taktik di MotoGP Mandalika 2025.

RADARBANYUWANGI.ID – Perhatian tertuju ke Lombok akhir pekan ini.

Sirkuit Pertamina Mandalika akan jadi ajang panggung MotoGP Mandalika 2025.

Setiap tim balap sudah menyiapkan segala daya dan dukungannya, termasuk Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yang merencanakan strategi matang agar bisa tampil optimal di “home race” keduanya.

Pablo Nieto, manajer tim, tak menampik bahwa kondisi di lintasan Mandalika bukan perkara mudah.

“Dengan suhu seperti ini, sangat sulit menyelesaikan balapan. Tapi juga sangat penting untuk mencatat waktu putaran yang sangat baik,” ujarnya di sirkuit, Jumat (3/10/2025).

Untuk itu, kerja keras harus dilakukan sejak latihan bebas, sesi kualifikasi, hingga race itu sendiri.

Salah satu kunci yang akan menjadi penentu adalah pemilihan ban.

Menurut Pablo, untuk sprint race kemungkinan akan digunakan ban lunak, sedangkan pada balapan utama di hari Minggu tim mempertimbangkan ban medium.

Namun, tim belum bisa memastikan pilihan final hingga kondisi lintasan benar-benar terpahami.

Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri.

Walau prediksi menunjukkan cuaca cerah sepanjang akhir pekan, Pablo mengingatkan bahwa cuaca di Mandalika sangat fluktuatif, perubahan dalam 12 jam sangatlah mungkin.

Karena itu tim juga menyiapkan strategi adaptif yang bisa menyambut perubahan.

Dari sisi pebalap, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio saat ini menghuni posisi kelima dan ketujuh di klasemen sementara MotoGP 2025.

Target realistis tim adalah finis di lima besar klasemen akhir musim ini.

Lintasan “kandang” di Indonesia tentu menjadi momentum penting untuk meraih poin maksimal.

Untuk para penggemar Valentino Rossi yang hadir, ada kabar menarik, akan diadakan lelang helm bertanda tangan Rossi di Deluxe VIP Sirkuit Mandalika sebelum race utama dimulai (Minggu, 5/10/2025).

Helm tersebut adalah edisi desain “Helmet Design Battle to Mandalika” yang diproduksi langsung dari Italia.

Hasil lelang akan disumbangkan untuk penderita stunting di Indonesia.

Selain helm, juga akan dilelang barang-barang lain seperti jersey Ducati bertanda tangan Marc Marquez, jersey VR46 bertandatangan Rossi, topi, dan merchandise lainnya.

Kegiatan sosial makin memeriahkan suasana, sponsor utama tim, Pertamina Lubricants, mengundang 8 siswa SMKN 1 Kopang Lombok berkunjung ke pit gara-gara.

Siswa-siswa ini berkesempatan melihat persiapan mekanik, interaksi dengan Diggia dan Morbidelli, serta belajar langsung dari dunia MotoGP.

Werry Prayogi, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, menyebut bahwa langkah ini adalah bentuk kontribusi nyata mereka terhadap dunia pendidikan dan inspirasi bagi generasi muda.

Sedikit kilas balik, sejak kehadiran Marc Marquez di MotoGP tahun 2013, Rossi tak pernah lagi menyabet gelar dunia.

Persaingan mereka yang berlangsung dari 2013–2021 menunjukkan dominasi Marquez dalam klasemen akhir, enam gelar diraih Marquez, sementara Rossi cuma sekali menempati posisi lebih tinggi dari Marquez.

Menurut Marquez, mereka taklah rival abadi dalam perebutan gelar.

Lawan terbesar Rossi terkadang adalah pebalap lain seperti Lorenzo atau Dovizioso saat itu.

Bagi Rossi sendiri, Mandalika punya makna khusus.

Di sela peluncuran livery khusus VR46 untuk MotoGP Indonesia, Rossi menyebut bahwa Mandalika adalah “home race” kedua timnya setelah Misano.

Warna kuning khasnya berpadu dengan merah-putih bendera Indonesia dalam desain motor tahun ini menjadi simbol semangat, dan tentu harapan kuat agar Morbidelli dan Di Giannantonio bisa tampil menawan dan meraih posisi terbaik.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#helm #Mandalika #VR46 #motogp #Pertamina Enduro