Krisis Lini Belakang Liverpool
Sebelum musim 2025-2026 dimulai, Liverpool sudah kesulitan di sektor bek tengah. Upaya mendatangkan Marc Guehi dari Crystal Palace senilai Rp697 miliar di hari terakhir bursa transfer gagal total karena Palace tidak menemukan pengganti.
Ironisnya, Guehi justru tampil impresif saat Palace menundukkan Liverpool 2-1 akhir pekan lalu. Saat ini, Slot hanya bisa mengandalkan Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate. Sementara itu, bek muda Giovanni Leoni harus absen sepanjang musim akibat cedera ligamen lutut (ACL).
Alternatif lain hanyalah Gomez yang rentan cedera, Rhys Williams, dan gelandang bertahan Wataru Endo sebagai opsi darurat. Situasi ini membuat The Reds diyakini bakal bergerak agresif di bursa transfer Januari.
Milan Kembali Buka Pintu untuk Gomez
Menurut laporan Calciomercato, Milan berencana kembali mengajukan tawaran untuk Gomez. Musim panas lalu, transfernya ke San Siro hampir terwujud sebelum diblokir Liverpool karena gagal mendapatkan pengganti.
Minimnya menit bermain Gomez musim ini—baru 29 menit di Premier League—membuat peluang Rossoneri semakin terbuka. Pelatih Massimiliano Allegri disebut sangat membutuhkan tambahan amunisi untuk memperkuat lini pertahanan Milan.
Dilema Besar untuk Liverpool
Meski jarang dimainkan, Liverpool menegaskan tetap ingin mempertahankan Gomez, terutama setelah absennya Leoni. Sejak direkrut dari Charlton Athletic pada 2015, Gomez sudah tampil 244 kali untuk The Reds dengan catatan 10 assist tanpa gol. Kontraknya sendiri masih berlaku hingga 2027.
Secara finansial, Januari bisa menjadi waktu ideal untuk menjual Gomez dengan harga wajar. Namun, riwayat cedera serta usianya membuat Milan diperkirakan tidak akan mengeluarkan dana besar.
Di sisi lain, dengan padatnya jadwal Premier League dan Liga Champions, peluang Slot melepas Gomez sangat kecil. Justru, sang bek diyakini akan mendapat lebih banyak menit bermain dalam beberapa pekan mendatang. (*)
Editor : Niklaas Andries