Liverpool baru saja menelan dua kekalahan beruntun. Setelah dipermalukan Crystal Palace 1-2 di Premier League pada Sabtu lalu, The Reds kembali tumbang 0-1 dari Galatasaray di fase grup Liga Champions, Rabu (1/10) dini hari.
Meski performa dianggap mengecewakan sejak awal musim, Liverpool masih bertengger di puncak klasemen Premier League dengan 15 poin dari enam laga. Namun, Carragher mengkritik keras permainan mantan klubnya yang dinilai jauh dari standar tim papan atas.
“Saya tidak sedang menyaksikan tim besar. Liverpool saat ini tidak bermain sepak bola, mereka bermain seperti basket. Hanya bolak-balik tanpa arah, dan saya tidak berpikir tim papan atas bermain seperti itu,” kata Carragher.
Menurutnya, Slot mencoba mengubah gaya main terlalu cepat setelah musim lalu sukses dengan pendekatan sederhana yang solid.
“Musim lalu mereka saya sebut tim pekerja keras. Sekarang mereka menambahkan sedikit ‘bintang’ lewat rekrutan baru, tapi kenyataannya justru tidak ada peningkatan di lini depan dan banyak kehilangan di lini belakang,” tambahnya.
Carragher menilai Slot kini menghadapi ujian sesungguhnya.
“Musim lalu berjalan mulus, bahkan menjuarai Premier League. Tapi sekarang ada beberapa masalah besar yang harus segera ia benahi. Melawan Newcastle, Liverpool dibantai di babak kedua meski lawan hanya bermain dengan 10 orang. Crystal Palace menciptakan tujuh peluang emas akhir pekan lalu—lebih banyak dari tim mana pun musim ini. Liverpool adalah juara bertahan. Hal seperti ini tidak boleh terjadi. Ini bukan kejutan, tanda-tandanya sudah terlihat sejak awal musim. Dan manajer harus memperbaikinya,” tegas Carragher.
Carragher: Wirtz Harus Dicadangkan
Baca Juga: Cara Pakai Gemini AI Foto Sendiri: Ubah Selfie Jadi Foto Studio Sekelas Profesional Tanpa Ribet!
Selain itu, Carragher juga menyoroti penampilan rekrutan anyar senilai £116 juta, Florian Wirtz, yang belum mencetak gol maupun assist dalam delapan laga Premier League dan Liga Champions sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen.
“Saat ini keseimbangan tim tidak tepat, dan yang paling jelas terlihat adalah Florian Wirtz. Dia benar-benar belum siap. Masih muda, datang ke liga baru, waktunya masih panjang. Tapi untuk sekarang, saya pikir dia harus keluar dari starting XI. Biarkan Liverpool kembali ke pola musim lalu, membangun kepercayaan diri, memperkuat pertahanan, lalu perlahan kembali membangun tim,” ujar Carragher.
“Karena sekarang ini kacau. Bukan hanya soal kekalahan, tapi masalah ini sudah ada sejak hari pertama musim dimulai.”
Liverpool akan mencoba bangkit saat bertandang ke markas Chelsea akhir pekan ini, sebelum menghadapi laga besar melawan Manchester United di Anfield usai jeda internasional. (*)
Editor : Niklaas Andries