Hasil imbang tanpa gol kontra Laos U-23 pada laga sebelumnya meninggalkan kekecewaan mendalam. Padahal, Garuda Muda dinilai memiliki kualitas yang jauh lebih unggul dibandingkan lawannya.
“Pemain tampil tidak sesuai ekspektasi. Mereka sebenarnya punya kualitas lebih baik dibanding Laos,” ungkap pelatih Gerald Vanenburg usai laga.
Kini, kemenangan atas Macau U-23 menjadi harga mati agar peluang Indonesia lolos ke putaran final tetap terjaga.
“Ini bukan waktunya saling menyalahkan. Pemain harus mengevaluasi diri masing-masing, bangkit, dan memenangkan pertandingan berikutnya,” tambah Vanenburg.
Menjelang laga tersebut, berikut tiga hal menarik yang patut ditunggu dari performa Timnas Indonesia U-23:
1. Rotasi di Lini Depan
Performa Jens Raven belum kembali seperti saat membela Indonesia U-23 di Piala AFF U-23. Saat melawan Laos, striker Bali United itu kesulitan memberi kontribusi hingga digantikan di awal babak kedua.
Vanenburg masih memiliki opsi lain di lini depan, yaitu Hokky Caraka. Menarik untuk ditunggu, apakah sang pelatih akan melakukan rotasi dan memberi kepercayaan kepada Hokky, atau tetap mempertahankan Jens Raven sebagai ujung tombak.
2. Menanti Gol Perdana Garuda Muda
Lini serang Indonesia masih tumpul di Kualifikasi Piala Asia U-23. Meski mencatat lima tembakan tepat sasaran ke gawang Laos, tak satupun yang berbuah gol.
Jika bisa tampil lebih klinis dan memanfaatkan peluang, laga kontra Macau berpeluang menjadi ajang lahirnya gol perdana sekaligus kemenangan pertama bagi Garuda Muda.
3. Konsistensi Clean Sheet Cahya Supriadi
Di balik hasil imbang, ada catatan positif: gawang Indonesia tetap steril. Kiper Cahya Supriadi kembali mencatat clean sheet, yang menjadi kedua kalinya sejak laga melawan Malaysia di Piala AFF U-23.
Performa solid Cahya menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan diri tim sekaligus menambah motivasi sektor belakang agar tetap fokus menghadapi Macau.
Pertandingan Indonesia U-23 vs Macau U-23 diprediksi menghadirkan duel menarik sepanjang 90 menit. Garuda Muda diharapkan mampu menunjukkan kebangkitan nyata dan meraih tiga poin perdana di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries