Seperti mahasiswa tingkat dua yang lebih paham “kampus” NBA, mereka kini punya bekal pengalaman untuk tampil lebih percaya diri dan konsisten.
Beberapa nama dari kelas draft 2024 sudah memperlihatkan kualitasnya, seperti Stephon Castle (San Antonio Spurs) yang meraih gelar Rookie of the Year, serta rekan-rekan satu angkatan yakni Zach Edey (Memphis Grizzlies), Donovan Clingan (Portland Trail Blazers), Yves Missi (New Orleans Pelicans), hingga Alex Sarr dan Bub Carrington dari Washington Wizards.
Namun, musim kedua kerap menjadi titik balik. Siapa saja yang berpotensi tampil gemilang? Berikut daftar 10 pemain tahun kedua NBA 2025–2026 yang layak dipantau:
1. Zaccharie Risacher - Forward - Atlanta Hawks
Statistik 2024–2025: 12,6 poin; 3,6 rebound; 1,2 assist
Sebagai pilihan pertama draft, Risacher langsung diberi peran starter di 73 laga bersama Hawks. Hasilnya cukup solid: rata-rata 14 poin sejak Januari dengan efisiensi tinggi (50% FG, 40% tripoin). Dengan kemampuan menembaknya, bintang asal Prancis ini bisa menjadi kunci Atlanta untuk bersaing di Wilayah Timur.
2. Reed Sheppard - Guard - Houston Rockets
Baca Juga: Doa Lintas Agama Banyuwangi: Bupati, Tokoh Agama dan Ojol Bersatu Jaga Daerah Tetap Kondusif
Statistik 2024–2025: 4,4 poin; 1,5 rebound; 1,4 assist
Musim rookie Sheppard berjalan naik turun. Meski Rockets menutup musim dengan rekor 52–30, menit bermainnya minim. Namun, peningkatan akurasi tripoin di akhir musim jadi pertanda positif. Tahun ini, ia akan bersaing memperebutkan menit cadangan di belakang Fred VanVleet dan Amen Thompson.
3. Rob Dillingham - Guard - Minnesota Timberwolves
Statistik 2024–2025: 4,5 poin; 1 rebound; 2 assist
Minnesota memberi kepercayaan besar pada Dillingham dengan tidak mendatangkan point guard baru. Saat mendapat menit lebih dari 20, ia mampu mencatat 11,7 poin dan 5,7 assist. Konsistensi dan sinerginya bersama Anthony Edwards bakal menentukan peran besarnya musim ini.
4. Cody Williams - Guard - Utah Jazz
Statistik 2024–2025: 4,6 poin; 2,3 rebound; 1,2 assist
Meski tidak mencuri banyak perhatian di musim debut, Williams tampil tajam di Summer League dengan 20,4 poin per laga. Jazz berharap program penguatan fisiknya bisa membuatnya lebih siap bersaing di level NBA, apalagi dengan bayangan sukses sang kakak, Jalen Williams, di OKC.
5. Matas Buzelis - Forward - Chicago Bulls
Statistik 2024–2025: 8,6 poin; 3,5 rebound; 1 assist
Buzelis mendapatkan menit lebih usai All-Star break dan langsung memanfaatkannya. Dengan tubuh setinggi 208 cm dan skill komplet, ia digadang-gadang jadi pilar masa depan Bulls. Ambisinya pun besar, bahkan ia pernah berkata ingin menjadi pemain terbaik sepanjang masa.
6. Kel’el Ware - Center - Miami Heat
Statistik 2024–2025: 9,3 poin; 7,4 rebound; 1,1 blok
Ware menutup musim dengan impresif hingga masuk All-Rookie Second Team. Miami membayangkan duetnya bersama Bam Adebayo bisa membentuk pertahanan elit. Pelatih Erik Spoelstra kini menuntut konsistensi agar Ware benar-benar bisa mengoptimalkan potensinya.
7. Jared McCain - Guard - Philadelphia 76ers
Statistik 2024–2025: 15,3 poin; 2,4 rebound; 2,6 assist
Sempat jadi rookie sensasional sebelum cedera meniskus, McCain kini siap comeback. Sebelum cedera, ia menorehkan 15 poin per laga dengan akurasi tripoin 38%. Tantangan barunya: bersaing di backcourt padat bersama Tyrese Maxey dan Kyle Lowry.
8. Jaylen Wells - Forward - Memphis Grizzlies
Statistik 2024–2025: 10,4 poin; 3,4 rebound; 1,7 assist
Meski hanya pilihan putaran kedua, Wells mencatat menit bermain terbanyak ketiga di antara rookie. Cedera memang menghentikan musimnya lebih cepat, tapi dengan hengkangnya Desmond Bane ke Orlando, Wells berpeluang jadi senjata ofensif baru Memphis.
9. Quinten Post - Center - Golden State Warriors
Statistik 2024–2025: 8,1 poin; 3,5 rebound; 1,3 assist
Post jadi kejutan menyenangkan untuk Warriors. Sebagai stretch five, ia mampu mencetak tripoin dengan akurasi 40,8%. Jika bisa meningkatkan fisik dan bertahan lebih baik, peluangnya untuk jadi starter musim ini cukup besar.
10. Bronny James - Guard - Los Angeles Lakers
Statistik 2024–2025: 2,4 poin; 0,7 rebound; 0,8 assist
Nama Bronny James tak pernah lepas dari sorotan. Walau lebih sering tampil di G League, ia menunjukkan progres dengan 14,3 poin per laga di Summer League. Kesempatan masuk rotasi Lakers bakal sangat bergantung pada kemampuan bertahan. Fakta unik: dengan total 181 menit di NBA, ia mencatat “gaji per menit” setara 19 juta dolar AS.
Nama Lain yang Patut Dipantau
Selain 10 nama di atas, beberapa sophomore lain juga berpotensi memberi kejutan: Devin Carter (Sacramento Kings), Ajay Mitchell (OKC Thunder), Tidjane Salaün (Charlotte Hornets), Terrence Shannon Jr. (Timberwolves), dan Nikola Topić (OKC Thunder). (*)
Editor : Niklaas Andries