Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tak Lagi Ketergantungan Jorge Martin, Aprilia Buktikan Kejayaan Baru

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:57 WIB
Aprilia mulai bangkit di MotoGP 2025.
Aprilia mulai bangkit di MotoGP 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Paruh kedua MotoGP 2025 menjadi titik balik besar bagi Aprilia.

Setelah awal musim yang kurang meyakinkan, sebagian karena absennya Jorge Martin, tim asal Noale ini berhasil tampil lebih konsisten.

Marco Bezzecchi menjadi bintang utama dengan torehan podium dalam empat dari lima balapan terakhir, bahkan sempat mengamankan pole position di Austria.

Keberhasilan ini terasa mengejutkan, sebab Aprilia selama bertahun-tahun dikenal kesulitan di sirkuit dengan karakteristik stop and go.

Tahun lalu, trek dengan tikungan sempit dan pengereman keras menjadi kelemahan utama RS-GP.

Namun kini, motor besutan Bezzecchi justru kompetitif di lintasan semacam itu.

Balaton Park dan Red Bull Ring menjadi bukti nyata, ketika Bezzecchi mampu finis podium meski lintasan tersebut secara teori bukan habitat ideal Aprilia.

Manajer balap Aprilia, Paolo Bonora, mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja keras memperbaiki kelemahan RS-GP.

Fokus utama ada pada sektor elektronik dan pengereman mesin.

Dua hal ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas belakang motor, khususnya saat fase awal pengereman.

"Selama bertahun-tahun, motor kami memang lebih cocok untuk tikungan yang cair dan mengalir. Namun setelah beberapa balapan terakhir, kami menemukan setelan yang tepat, terutama dalam hal kontrol elektronik dan pengereman mesin. Tujuannya untuk mencegah penguncian ban belakang," jelas Bonora kepada TNT Sports.

Menurutnya, stabilitas motor di fase awal pengereman sangat krusial.

Jika motor mampu tetap seimbang saat memasuki tikungan, pembalap bisa lebih percaya diri sekaligus sulit diserang lawan.

Inilah yang kini menjadi senjata rahasia Aprilia, membuat mereka lebih kompetitif di berbagai tipe sirkuit.

Transformasi ini menandai era baru bagi Aprilia di MotoGP.

Dari motor yang dulunya hanya bersinar di trek cepat dan mulus seperti Austin, Termas de Rio Hondo, Barcelona, atau Silverstone, kini RS-GP menunjukkan fleksibilitas lebih luas.

Dengan performa konsisten Bezzecchi dan inovasi teknis yang terus berkembang, Aprilia tampaknya siap mengubah status mereka dari tim penantang biasa menjadi kandidat serius perebut gelar.

Jika tren positif ini berlanjut, MotoGP 2025 bisa jadi musim paling bersejarah bagi pabrikan asal Noale tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Marco Bezzecchi #Jorge Martin #motogp #aprilia