Borneo FC langsung tampil menekan sejak menit pertama. Hasilnya Joel Vinicius membuka gol tuan rumah pada menit ke-24. Menjelang akhir babak pertama yakni menit ke-45+5, giliran Mariano Peralta yang menggandakan keunggulan Borneo FC melalui tendangan penalti.
Setelah itu, Persijap mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Dicky Kurniawan pada menit ke-73. Borneo FC akhirnya menutup lag aitu lewat gol Joel Vinicius.
Kemenangan ini membuat Borneo FC naik ke puncak klasemen sementara Super League dengan nilai sempurna sembilan. Kemenangan ini memastikan Borneo FC Samarinda meraih tiga kemenangan beruntun pada awal musim Super League 2025-2026.
Klub asal Kalimantan Timur itu mengulang catatan apik seperti musim lalu. Borneo FC ketika itu juga meraih tiga kemenangan beruntun pada awal musim 2024-2025. Catatan yang tentu memotivasi tim untuk bisa bersaing gelar musim ini.
Disisi lain kemenangan Borneo FC juga tidak lepas dari peran Mariano Peralta yang masih konsisten mencetak gol pada awal musim iini. Gol tendangan penalti ke gawang Persijap Jepara menambah pundi-pundi golnya musim ini.
Mariano Peralta sejauh ini sudah mencetak tiga gol dalam tiga laga yang dimainkan. Perinciannya adalah pemain asal Argentina itu mencetak satu gol per pertandingan musim ini.
Sementara catatan lainnya dalam pertandingan ini layak disematkan pada delandang Persijap Jepara, Dicky Kurniawan. Pada pertandingan terakhir dia menyumbang satu assist, pada laga kontra Borneo FC sang pemain sukses menyumbang satu gol.
Meskipun Persijap menelan kekalahan, namun gol tersebut sangat bersejarah buat Dicky. Sang pemain mencetak gol perdananya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada usia 23 tahun 2 bulan dan 18 hari. (*)
Editor : Niklaas Andries