RADARBANYUWANGI.ID - Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 memasuki babak akhir dengan tensi persaingan yang kian memanas.
Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara meski saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara.
Klasemen MotoGP Rookies Cup 2025: Veda Tertinggal 21 Poin
Hingga seri terakhir, Veda berhasil mengoleksi 170 poin, tertinggal 21 poin dari Brian Uriarte yang kokoh di puncak dengan 191 poin.
Masih ada dua race tersisa di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 13–14 September 2025.
Dengan maksimal 50 poin yang bisa diperebutkan, peluang Veda tetap terbuka.
Selain Uriarte dan Veda, Hakim Danish juga masuk dalam perburuan gelar dengan 165 poin di posisi ketiga.
Secara matematis, ketiganya masih bisa menjadi juara, meskipun performa konsisten Veda dan Uriarte membuat keduanya lebih diunggulkan.
Hasil Seri Austria Jadi Modal Penting
Musim ini, Veda menunjukkan konsistensi yang impresif, terutama di seri Austria ketika ia meraih dua kali podium kedua.
“Meski finis kedua lagi, saya akan evaluasi balapan hari ini dan bersiap ke seri Misano,” ungkap Veda dengan optimis.
Konsistensi ini menjadi modal berharga untuk menghadapi seri final yang akan sangat menentukan siapa yang keluar sebagai juara dunia Red Bull Rookies Cup 2025.
Misano: Arena Penentuan Juara
Seri terakhir di Misano akan berlangsung bertepatan dengan seri ke-16 MotoGP.
Kehadiran ribuan penggemar dari seluruh dunia dipastikan membuat atmosfer semakin meriah dan menegangkan.
Sirkuit Misano sendiri dikenal sebagai lintasan teknis dengan tikungan-tikungan cepat yang menuntut keterampilan tinggi.
Suasana penuh semangat dan dukungan fanatik dari para penonton akan menambah intensitas pertarungan.
Dua race pamungkas ini dipastikan menjadi ajang adu strategi, konsistensi, dan mental juara.
Gaya Balap Veda vs Brian
Gaya Balap Veda Ega Pratama
Veda dikenal sebagai pembalap agresif dan penuh keberanian.
Ia kerap melakukan manuver menyalip di tikungan, memanfaatkan slipstream di trek lurus, serta menjaga ritme balapan dengan konsisten.
Kekuatan: start cepat, mental kuat di bawah tekanan, dan fokus pada kecepatan murni.
Kelemahan: kerap kehilangan posisi di tikungan terakhir ketika lawan lebih percaya diri dalam pengereman.
Gaya Balap Brian Uriarte
Berbeda dengan Veda, Uriarte lebih tenang dan sabar.
Ia mengandalkan ketepatan dalam pengereman serta pengambilan tikungan.
Strateginya adalah menunggu momen krusial untuk menyalip.
Kekuatan: stabil di kondisi basah maupun kering, ahli dalam late braking, dan sering menang di duel lap terakhir.
Kelemahan: kadang terlalu berhati-hati sehingga memberi ruang lawan untuk unggul di awal balapan.
Siapa yang Akan Jadi Juara?
Persaingan perebutan gelar juara diprediksi berlangsung ketat hingga lap terakhir di Misano.
Veda bertekad memberikan perlawanan sengit melawan Uriarte.
Jika mampu tampil konsisten, peluang pembalap Indonesia ini untuk mencetak sejarah sangat terbuka.
FAQ Seputar MotoGP Rookies Cup 2025
Kapan seri final Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 digelar?
Seri final akan berlangsung pada 13–14 September 2025 di Sirkuit Misano, Italia.
Berapa poin maksimal yang bisa diperoleh pembalap di seri terakhir?
Tersedia total 50 poin dari dua balapan terakhir.
Siapa saja yang masih berpeluang menjadi juara?
Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, dan Hakim Danish masih berpeluang secara matematis, meski Uriarte dan Veda lebih difavoritkan.
Editor : Lugas Rumpakaadi