Gol yang dicetak Salah di menit 90+4 membuatnya menyamai catatan legenda Manchester United, Andy Cole dengan torehan 187 gol di Liga Inggris.
Tambahan satu gol tersebut menempatkan Salah di posisi keempat daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris bersama Cole. Di atasnya hanya ada Wayne Rooney dengan 208 gol, Harry Kane dengan 213 gol. Sementara di daftar kolektor gol terbanyak ditempati Alan Shearer dengan 260 gol.
Sejak bergabung dengan Liverpool pada 2017 lalu, Salah seakan konsisten mencetak minimal 18 gol di Liga Inggris setiap musimnya. Dimana Musim lalu, penyerang asal Mesir itu membukukan 29 gol yang menjadikannya catatan tertingginya kedua di kasta tertinggi Inggris.
Dengan kontrak yang berlaku hingga 2027 dan rata-rata mencetak 0,64 gol per 90 menit, Salah berpotensi menambah 48 gol lagi. Salah diprediksi bisa mencapai ke posisi kedua melewati Kane.
Sementara itu Pelatih Arne Slot patut senang melihat rekrutan anyar Hugo Ekitike mencetak gol pada debut kompetitifnya. Liverpool bahkan sempat unggul 2-0 lewat gol Ekitike dan Cody Gakpo.
Namun, pertahanan The Reds goyah sehingga Bournemouth mampu menyamakan skor 2-2 lewat dua gol Antoine Semenyo.
Gol Federico Chiesa di menit ke-88 mengembalikan keunggulan Liverpool, sebelum Salah memastikan kemenangan di masa injury time.
Meski meraih tiga poin, Slot punya pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Dua gol Bournemouth lahir dari skema serangan balik cepat yang mengekspos kelemahan lini belakang Liverpool.
Sejauh ini, Liverpool lebih banyak berinvestasi pada lini depan dengan mendatangkan Ekitike dan Florian Wirtz. Bek tengah Parma berusia 18 tahun, Giovanni Leoni, juga resmi bergabung. Namun usianya membuatnya belum bisa diandalkan sebagai pemain reguler.
Liverpool terus dikaitkan dengan bek Crystal Palace, Marc Guehi yang memiliki pengalaman matang di Liga Inggris dan diyakini bisa memperkokoh barisan pertahanan. (*)
Editor : Niklaas Andries