Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diperkuat Pembalap Prancis Villemin Alan, BRCC Siap Tampil Menyengat di TdBI 2025

Ali Sodiqin • Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:30 WIB
Founder BRCC Guntur Priambodo (depan) foto bersama para pembalap terbaik yang akan tampil di ajang Tour de Banyuwangi Ijen 2025. Salah satunya pembalap Prancis Villemin Alan.
Founder BRCC Guntur Priambodo (depan) foto bersama para pembalap terbaik yang akan tampil di ajang Tour de Banyuwangi Ijen 2025. Salah satunya pembalap Prancis Villemin Alan.

RADARBANYUWANGI.ID – Pembalap Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC) asal Prancis, Villemin Alan, bersiap memberi kejutan di ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 yang tinggal menghitung hari.

Mengusung semangat “from village to podium”, Alan siap bersaing dengan 127 rider lainnya dari 24 negara dalam race penuh tantangan sejauh 593 kilometer.

Alan bukan nama asing dalam dunia road race Eropa. Pembalap bertubuh ramping itu telah mencicipi lintasan-lintasan legendaris di Prancis, Italia, dan Belgia.

Namun tahun ini, ia menjajal rute eksotis dan ekstrem di ujung timur Pulau Jawa bersama tim tuan rumah, BRCC.

"Saya datang bukan sekadar ikut balapan, saya ingin menang," tegas Alan saat ditemui usai latihan ringan di kawasan Licin, Kamis (24/7).

Ia mengaku jatuh cinta dengan tanjakan curam dan udara sejuk di kawasan Ijen. “It’s brutal but beautiful,” tambahnya sambil tersenyum.

Targetkan Etape Gunung Ijen

Dari empat etape TdBI, Alan menaruh perhatian khusus pada etape keempat: RTH Maron Genteng – Paltuding Ijen sejauh 150 km.

Etape pamungkas ini dikenal sebagai etape ratu karena menyuguhkan tanjakan ekstrim menuju kaki Gunung Ijen.

“Saya telah mempelajari profil rute. Etape keempat adalah kunci. Saya suka climbing, dan ini bisa jadi pembeda. Jika kondisi mendukung, saya akan all out di sini,” ujar pembalap 27 tahun itu.

Bangkitkan Semangat Tim Lokal

Kehadiran Villemin Alan di tim BRCC tak hanya memperkuat barisan pembalap, tetapi juga membawa semangat dan atmosfer kompetisi internasional ke tubuh tim.

Founder BRCC Guntur Priambodo mengatakan, pada gelaran TdBI tahun ini, timnya menurunkan lima pembalap.

Selain ⁠Villemin Alan, BRCC juga menurunkan Erlangga Adam Aldama, Woro Fitriyanto, Agung Alisahbana, dan Wariski Setiawan.

TdBI Jadi Magnet Dunia

TdBI tahun ini menjadi satu-satunya ajang road race di Indonesia yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI).

Ajang ini sudah memasuki satu dekade pelaksanaan dan kian mendapat tempat di hati komunitas balap sepeda dunia.

Plt Kepala Dispora Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menyebut antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi.

“Tercatat 44 tim mendaftar, tapi hanya 20 tim yang kami seleksi berdasarkan peringkat dan kualitas pembalapnya,” ujarnya.

Sementara Bupati Ipuk Fiestiandani berharap TdBI terus menjadi jendela sport tourism Banyuwangi ke dunia.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi bagian dari diplomasi budaya dan ekonomi,” kata Ipuk.

Dengan semangat global namun tetap membumi, pembalap BRCC seperti Villemin Alan menjadi simbol persahabatan dan perjuangan di lintasan.

TdBI 2025 pun bukan sekadar adu cepat, tapi juga tentang napas panjang membangun daerah dari peluh para pesepeda. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#TdBI 2024 #tour de banyuwangi ijen #BRCC