Pemain multimungsi tersebut bisa bermain di oosisi sebagai bek maupun gelandang bertahan.
“Kami resmi menambah pemain baru yaitu Tim Receveur untuk menambah kekuatan di lini pertahanan. Tim Receveur dinilai oleh tim pelatih masuk dalam kriteria untuk kebutuhan skuatnya di musim ini. Segala proses administrasi juga sudah diproses, semoga dia beradaptasi berjalan lancar dan bisa memberikan prestasi untuk Bali United,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri.
Pemain asal Belanda itu terbilang impresif. Ia datang dari Almere City yang musim lalu bermain di Eredivisie kompetisi kasta tertinggi di Belanda.
Bekal pengalaman panjangnya di Belanda menjadi bekal berharga untuk menjalani petualangan baru di Indonesia. Tim Receveur sendiri mengaku termotivasi untuk mencoba tantangan baru bersama Bali United.
Ia sangat menaruh harapan besar bisa membawa klub barunya kembali ke masa kejayaan. Termasuk ingin membawa Bali United berjaya saat menjuarai Liga 1 musim 2019 dan 2021-2022.
“Klub sepak bola yang luar biasa dari Indonesia dengan dukungan suporter yang luar biasa. Saya ingin meraih penghargaan itu bersama Bali United untuk membantu tim ini meraih hasil positif di musim ini,” katanya.
Mantan pemain VVV-Venlo, FC Dordrecht, dan De Graafschap dikenal sebagai pemain bertahan. Namun fleksibilitasnya di lini tengah membuat kehadirannya menjadi tambahan penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
“Saya ingin membantu Bali United memenangkan pertandingan dan membuat semua orang bahagia. Itulah hal yang istimewa dan saya berharap stadion bisa penuh dengan dukungan suporter,” pungkasnya. (*)
Editor : Niklaas Andries