Dalam rapat tersebut diputuskan Liga Indonesia musim 2025-2026 akan dibuka dengan pertandingan Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta.
"Hari ini kami sudah merampungkan semua agenda dari RUPS biasa dan luar biasa. Kenapa biasa karena ini agenda rutin setiap tahun, luar biasanya selalu ada pergantian komisaris yang berganti," kata Ferry Paulus.
Ferry menjabarkan ada sedikitnya lima poin hasil RUPS PT LIB 2025. Tapi yang paling utama adalah penetapan jadwal Liga 1 Indonesia 2025-2026 yang dimulai pada 8 Juli 2025.
Pertaddingan pembuka Persebaya vs PSIM di Stadion Gelora Bung Tomo.
"Beberapa poin penting dalam proses RUPS tadi cukup hangat, bisa dibilang poin utamanya adalah: Liga 1 Bergulir tanggal 8 Agustus. Ini bukan mundur, karena kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya," ungkap Ferry.
Keputusan lainnya yakni mengenai kuota pemain asing. Tiap tim kini boleh mendaftarkan maksimal 11 pemain dari yang awalnya hanya delapan pilar asing saja. Dari jumlah tersebut, yang diizinkan masuk daftar susunan pemain (DSP) cukup delapan pemain saja.
"Musim depan pemain asing adalah delapan yang main, kemudian di DSP tetap delapan. Tapi klub bisa mendaftarkan menjadi 11," terang Ferry Paulus.
"Untuk delapan pemain asing tadi, tidak bisa diganti oleh pemain asing lagi dalam pertandingan. Intinya regulasi ini akan terus jadi regulasi mudah-mudahan tidak bergeser lagi," tambah dia.
Keputusan lainnya, PT LIB akan melakuan re-branding. Termasuk mengganti nama kompetisi Liga 1 serta Liga 2. Nantinya PT LIB berubah nama jadi I-League. Sedangkan nama kompetisi Liga 1 berganti menjadi Super League. Kemudian Liga 2 jadi Championships.
Sementara sisanya terkait regulasi pemain U-23, entitas baru Liga 2, hingga pergantian komisaris.
Berikut daftar lengkap hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT LIB :
1. Liga 1 bergulir mulai 8 Agustus 2025 sampai Mei 2026, laga pembuka Persebaya Surabaya vs PSIM Jogjakarta.
2. Liga 2 akan memiliki entitas korporasi sendiri dengan persentase kepemilikan saham 52 persen LIB, 48 persen klub Liga 2.
3. LIB di-rebranding jadi I-League, Liga 1 jadi BRI Super League, Liga 2 jadi Pegadaian Championship.
4. Regulasi pemain asing jadi 11 yang boleh didaftarkan, delapan boleh masuk DSP dan dimainkan sekaligus.
5. Pemain U-23 wajib didaftarkan lima pemain dan salah satunya main minimal 45 menit tiap pertandingan.
6. Glenn Sugita menggantikan posisi Teddy Tjahjono sebagai komisaris LIB dari perwakilan tim juara.
7. PT LIB kedatangan sosom baru di bagian operasional, yakni Takeyuki Oya sebagai General Manager Competition & Operational. (*)
Editor : Niklaas Andries