Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Drawing ASEAN Club Championship 2025 Tanpa Klub Indonesia, Bonek: Segera Klarifikasi!

Niklaas Andries • Jumat, 4 Juli 2025 | 09:35 WIB

MUSIM BARU: Persebaya akan menjamu PSIM di GBT di pekan perdana Super League 2025-2026
MUSIM BARU: Persebaya akan menjamu PSIM di GBT di pekan perdana Super League 2025-2026
RADARBANYUWANGI.ID – Dua wakil Indonesia, Persebaya Surabaya dan Malut United, terancam tidak tampil di ASEAN Club Championship (ACC) 2025-2026.

Kedua klub tersebut tidak terlihat dalam daftar tim peserta drawing turnamen yang akan digelar di Bangkok, Thailand, Jumat (4/7).

Kabar ini pertama kali mencuat dari akun X (dulu Twitter) @fim_mifta, yang dikenal sebagai pengelola kanal Omah Balbalan. Ia menyebut mendapatkan informasi dari rekannya yang terlibat dalam penyelenggaraan ACC.

“Katanya, tidak ada nama klub Indonesia yang akan tampil di edisi ACC 2025-2026," tulisnya. 

Hal ini diperkuat unggahan akun Instagram @blangkon.football yang menampilkan bagan peserta dari sembilan negara ASEAN, tanpa menyertakan Indonesia.

Kesembilan negara itu adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Total ada 12 tim yang akan berlaga. Thailand mendapat jatah tiga tim, salah satunya Buriram United sebagai juara bertahan. Malaysia, Singapura, dan Vietnam masing-masing mengirim dua tim. Sementara lima negara lainnya mengirim satu wakil.

Ketiadaan Persebaya dan Malut United menimbulkan tanda tanya. Dugaan pun bermunculan, mulai dari kemungkinan keterlambatan pendaftaran hingga adanya penolakan dari klub.

“Gak mau ikutan kah? Atau telat didaftarkan? Atau apa? Bingung juga. Padahal harusnya Malut United dan Persebaya jadi wakil musim ini,” tulis akun @blangkon.football.

Beberapa netizen menduga PSSI atau operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), tidak mendaftarkan kedua klub tersebut. “Kayaknya LIB gak daftarin. Gak mungkin juga Persebaya dan Malut boros rekrut pemain asing kalau gak ada target main di ACC,” tulis seorang warganet.

Hal ini dianggap janggal, mengingat Persebaya telah melakukan persiapan sejak awal musim. Klub asal Surabaya itu bahkan menjalani pemusatan latihan lebih cepat dan merekrut pemain asing untuk menghadapi ACC.

Sementara itu, para pendukung Persebaya (Bonek) mendesak klarifikasi dari PSSI dan PT LIB. Mereka mengingatkan bahwa drawing ACC akan digelar besok.

“Kalau memang benar gak didaftarin, ayo segera klarifikasi. Masih ada waktu sebelum drawing digelar. Kalau sampai besok gak ada nama klub Indonesia, berarti fix gak ikut,” tulis akun @onlinepersebaya.

Pada edisi sebelumnya, Indonesia diwakili oleh PSM Makassar dan Borneo FC. PSM bahkan sempat melaju hingga semifinal sebelum disingkirkan oleh Cong An Ha Noi FC dari Vietnam.

Jika benar Persebaya dan Malut United absen, maka Indonesia akan kehilangan kesempatan bersaing dan menambah pengalaman di level Asia Tenggara, terutama melawan tim-tim kuat seperti Buriram United, Johor Darul Ta'zim, dan Selangor FC. (*)

 

 

Editor : Niklaas Andries
#Malut United #pssi #drawing #bonek #ASEAN Club Championship 2025 #persebaya #PT Liga Indonesia Baru (LIB)