Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pembalap MotoGP Masa Depan, Veda Ega Pratama Jadi Juara di Mugello, Ini Sosok Ayah yang Bikin Namanya Melejit

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 22 Juni 2025 | 20:45 WIB
Perjalanan Veda Ega Pratama di dunia balap motor tak lepas dari peran ayahnya, Sudarmono, mantan pembalap nasional dan pelatih utama.
Perjalanan Veda Ega Pratama di dunia balap motor tak lepas dari peran ayahnya, Sudarmono, mantan pembalap nasional dan pelatih utama.

RADARBANYUWANGI.ID - Kesuksesan Veda Ega Pratama sebagai pembalap muda berbakat Indonesia bukanlah hasil dari upayanya sendiri.

Di balik prestasinya yang gemilang, terdapat peran besar keluarga, khususnya sang ayah, Sudarmono, yang menjadi fondasi utama dalam membangun karier balapnya sejak dini.

Sudarmono: Ayah Sekaligus Mentor Sejati

Sudarmono, yang dikenal sebagai mantan pembalap nasional Indonesia, merupakan tokoh kunci dalam perjalanan balap Veda.

Pria asal Gunungkidul, Yogyakarta ini pernah malang melintang di berbagai kejuaraan nasional, khususnya di kelas Supersport 600 dan Sport 150/250.

Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam membina anaknya, Veda, yang kini berkiprah di tingkat internasional.

Sudarmono mulai mengenalkan dunia balap kepada Veda sejak usia 4 tahun melalui latihan ringan seperti motocross dan bermain dengan motor kecil.

Pendekatan yang menyenangkan ini berhasil menumbuhkan rasa cinta Veda terhadap dunia balap.

Seiring berjalannya waktu, Sudarmono secara intens melatih Veda dengan metode yang terstruktur, mulai dari teknik dasar hingga strategi balap yang kompleks.

Perjalanan Awal dan Metode Latihan yang Unik

Tidak memiliki fasilitas mewah bukan menjadi penghalang bagi Sudarmono dan Veda.

Mereka memanfaatkan berbagai tempat sederhana seperti lahan parkir pasar hewan untuk latihan rutin.

Pada usia 5 tahun, Veda mulai berlatih secara lebih serius, dan pada usia 6 hingga 8 tahun, ia sudah aktif dalam kejuaraan motocross.

Pada usia 9 tahun, Veda beralih ke road race, yang menjadi spesialisasi utamanya hingga saat ini.

Sudarmono juga mendirikan Mons54 Private Racing School, sebuah sekolah balap di Gunungkidul yang menjadi tempat latihan Veda dan pembalap muda lainnya.

Dengan pendekatan dan pengalaman langsung, Sudarmono memberikan edukasi mengenai racing line, analisis lintasan, hingga manajemen tekanan saat kompetisi.

Dukungan Penuh dari Ibu dan Keluarga Besar

Di samping peran ayah, ibu Veda, Melina, turut menjadi pilar penting dalam perjalanan karier sang anak. Ia selalu memberikan dukungan moral dan semangat dalam setiap ajang balap.

Keluarga besar Veda juga berperan dalam memberikan dukungan logistik, finansial, serta waktu untuk mendampingi Veda dalam berbagai agenda balap.

Kolaborasi dengan Tim dan Industri

Selain keluarga, dukungan dari tim balap serta pelatih profesional turut memperkuat fondasi karier Veda.

PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi salah satu pihak yang membina dan memfasilitasi Veda untuk berkompetisi di berbagai ajang, baik nasional maupun internasional seperti Asia Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, dan JuniorGP.

Keluarga Jadi Pondasi Utama

Perjalanan Veda Ega Pratama di dunia balap motor adalah contoh nyata bahwa keberhasilan seorang atlet muda tidak lepas dari dukungan total keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Sosok Sudarmono sebagai ayah sekaligus pelatih menjadi inspirasi tentang bagaimana dedikasi, pengalaman, dan kasih sayang dapat membentuk karakter dan prestasi luar biasa. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Red Bull Rookies Cup 2025 #motogp #veda ega pratama