Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Daftar Nilai Transfer Pemain Baru Persib Bandung Pramusim 2025-2026, Tembus Rp50 Miliar Lebih?

Agung Sedana • Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:22 WIB
Mengulik nilai transfer rumor pemain baru Persib Bandung Pramusim 2025/2026.
Mengulik nilai transfer rumor pemain baru Persib Bandung Pramusim 2025/2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Persib Bandung kembali menggebrak bursa transfer musim 2025/26 dengan mendatangkan lebih dari selusin pemain baru.

Kehadiran wajah-wajah segar ini bukan hanya untuk menambah kedalaman skuad, tetapi juga sebagai bukti keseriusan klub dalam menatap musim baru yang kompetitif, baik di kancah domestik maupun Asia.

Namun di balik euforia transfer, menarik untuk mencermati berapa sebenarnya nilai pasar dari para pemain baru ini.

Data dari situs terpercaya Transfermarkt menjadi rujukan utama untuk melihat seberapa tinggi harga para pemain di mata industri sepak bola global.

Dua nama langsung mencuat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi musim ini.

Mereka adalah Júlio César, bek asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Chiangrai United di Thailand, dan Frans Putros, pemain naturalisasi Irak berdarah Denmark yang musim lalu membela Port FC.

Keduanya tercatat memiliki nilai pasar sebesar €350 ribu, yang jika dikonversi dengan kurs rata-rata Rp17.500 per euro, setara dengan sekitar Rp6,1 miliar.

Kehadiran mereka menjadi pengganti sepadan bagi dua pilar lini belakang Persib sebelumnya, Nick Kuipers dan Victor Igbonefo, yang telah resmi hengkang.

Di belakang mereka, ada nama Saddil Ramdani yang baru pulang dari Liga Malaysia usai membela Sabah FC.

Pemain timnas Indonesia ini memiliki nilai pasar sebesar €300 ribu atau sekitar Rp5,25 miliar. Nilai yang tinggi ini sebanding dengan performanya yang konsisten di level internasional serta usianya yang masih produktif.

Nama lain yang juga memiliki nilai pasar mencolok adalah Alfeandra Dewangga, bek serbabisa yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang. Dewangga dihargai dengan nilai yang sama seperti Saddil, yaitu €300 ribu.

Disusul Al Hamra Hehanussa, adik dari Rezaldi Hehanussa, dengan nilai pasar sekitar €200 ribu atau Rp3,5 miliar.

Sementara itu, Cyrus Margono, penjaga gawang keturunan Indonesia-Amerika yang sebelumnya bermain di Kosovo, tercatat dengan nilai pasar €125 ribu atau sekitar Rp2,19 miliar.

Satu nama lainnya yang kembali dari masa peminjaman, yaitu Abdul Aziz, memiliki nilai pasar sebesar €50 ribu atau Rp875 juta.

Sementara rekannya, Faris Abdul, yang juga kembali dari peminjaman, tidak memiliki catatan nilai pasar resmi.

Menariknya, tidak semua pemain baru Persib memiliki nilai pasar yang tercatat. Beberapa nama seperti Luciano Guaycochea, William Marcilio, Berguinho, Léo Gaúcho, dan Uilliam Barros belum tercantum nilainya di situs Transfermarkt.

Hal ini bisa terjadi karena sejumlah alasan yakni pemain tersebut berasal dari liga yang kurang terpantau secara global, baru bergabung dari tim kasta bawah, atau belum cukup lama berkiprah di liga kompetitif sehingga belum mendapatkan estimasi harga pasaran.

Meski begitu, bukan berarti mereka tak bernilai. Beberapa dari nama tersebut justru memiliki catatan statistik yang menjanjikan di klub lama mereka.

Bahkan, beberapa seperti Guaycochea dan Berguinho dikenal memiliki kualitas teknik dan pengalaman yang cukup kuat untuk mengisi peran sentral dalam permainan Persib musim ini.

Secara keseluruhan, jika diakumulasi dari pemain-pemain yang sudah tercatat nilai pasarnya, total nilai pasar pemain baru Persib Bandung musim ini mencapai sekitar €1,675 juta atau setara Rp29,3 miliar.

Angka ini belum termasuk nilai dari pemain-pemain yang belum terdata, yang jika ditambahkan, besar kemungkinan akan membuat total nilai skuad Persib semakin mengesankan.

Di tengah kompetisi yang makin ketat, Persib Bandung tampaknya sangat siap tampil lebih solid dan kompetitif musim ini.

Editor : Agung Sedana
#persib bandung #pemain baru