Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tatap Liga 1 Musim 2025-2026, Semen Padang Gelar Latihan Perdana Awal Bulan Juli, Komposisi Pemainnya Bagaimana?

Niklaas Andries • Jumat, 20 Juni 2025 | 18:25 WIB
TERJADWAL: Semen Padang berencana menggelar latihan perdana pada awal Juli mendatang
TERJADWAL: Semen Padang berencana menggelar latihan perdana pada awal Juli mendatang

RADARBANYUWANGI.ID – Liga 1 Musim 2024-2025 menjadi pengalaman berharga bagi Semen Padang. Bagaimana tidak, Kabau Sirah nyaris saja turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Beruntung tuntutan meraih tiga poin di laga pamungkas kontra Arema FC berhasil diraih. Hasil itu membuat Semen Padang otomatis bertahan di pentas Liga 1 musim 2025-2026.

Menghadapi Liga 1 musim depan, Semen Padang terus melakukan serangkaian persiapan. Itu diantaranya ditandai dengan keputusan manajemen untuk mempertahankan Eduardo Almeida sebagai pelatih pada 4 Juni 2025 lalu.

Dijadwalkan Semen Padang akan menggelar latihan perdana pada awal bulan Juli mendatang. Rencana dan tahapan persiapan itu disampaikan CEO Semen Padang FC Win Bernadino.

“Memang butuh waktu kurang lebih sebulan untuk persiapan. Karena perkiraan musim dimulai awal Agustus,” sebut Win.

Disinggung soal komposisi pemain proyeksi Liga 1 musim depan, Win rupanya masih irit bicara.  “Masih pembicaraan internal tim pelatih,” jawabnya singkat.

Namun harapannya tidak banyak perubahan. Sebab, berdasarkan performa pada putaran kedua musim lalu, chemistry antar pemain sejatinya sudah mulai terbentuk dan solid.

Pada perjalanan Liga 1 musim lalu, Semen Padang cukup banyak membongkar komposisi pemain jelang putaran kedua. Salah satunya terkait pemain asing.

Dari delapan yang dikontrak sejak awal musim. Praktis hanya tinggal tiga saja yang bertahan hingga akhir musim. Ketiganya yakni bek engah Tin Martic, dan Min-kyu Kim, serta penyerang Cornelius Stewart.

Sedangkan lima pemain lain didepak usai rampung putaran pertama. Mereka diantaranya bek tengah Jan Carlos Vargas, gelandang Charlie Scott dan Bruno Dybal, serta penyeran Ryohei Michibuchi dan Kenneth Ngwoke.

Mereka dianggap gagal untuk mengangkat performa tim selama putaran pertama Liga 1 2024-2025. Jelang putaran kedua, pemain asing pengganti pun direkrut.

Salah satunya kiper Arthur Augusto. Kemudian striker Bruno Gomes, gelandang serang Filipe Chaby, gelandang bertahan Alhassan Wakaso, dan bek tengah Marco Baixinho.

Nama terakhir, praktis hanya memperkuat Semen Padang FC dalam dua laga saja. Dia mengalami cidera ACL dan absen hingga akhir musim.

Disebutkannya, kekuatan utama Semen Padang FC pada putaran kedua lalu terletak pada komposisi pemain asingnya.

Sayangnya selain Baixinho, jelang musim berakhir Tin Martic juga mengalami cidera serius dan membutuhkan waktu panjang untuk pemulihan.

Apakah ini berarti pemain asing yang tersisa akan dipertahankan?

“Tergantung pelatih juga. Cuma harapannya tidak terlalu banyak perubahan,” tekan Win.

Terkait pemain lokal yang akan dipertahankan, dia juga belum mau buka suara. “Sabar. Nanti diumumkan,” katanya.

Lebih lanjut disebutkan bahwa manajemen dan tim pelatih belum bicara tentang persentase pemain yang akan bertahan dan keluar.

Di sisi lain, jelang musim baru mendatang, Semen Padang dihadapkan pada sanksi dari FIFA, Bentuk sanksi yang diberikan menyebutkan bahwa Kabau Sirah dilarang mendaftarkan pemain barunya dalam tiga masa jendela transfer ke depan.

Ini terkait dengan laporan pembayaran kompensasi kepada Bruno Dybal yang belum kunjung tuntas. Bahkan hingga kemarin.

“Insya Allah segera diselesaikan seluruh kompensasinya di bulan ini,” sebut Win. Bila kompensasi itu sudah dibayar lunas, apakah sanksi tersebut akan langsung dicabut? “Iya,” tegasnya. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#arema fc #FIFA #Alhassan Wakaso #Eduardo Almeida #semen padang #pemain asing #Kabau Sirah #liga 1