RADARBANYUWANGI.ID – Sederet pemain abroad timnas Indonesia dikabarkan berstatus bebas transfer alias tidak memiliki klub. Dari mereka yang tidak memiliki klub ada yang masa kerjanya di klub sudah berakhir.
Ada juga yang mengalami pemutusan kontrak oleh manajemen klub. Kini mereka sedang menunggu kejelasan masa depan jelang musim baru.
Enam pemain naturalisasi Timnas Indonesia kini berstatus bebas transfer dengan ragam alasan dan penyebab. Berakhirnya musim kompetisi di sejumlah negara menandai dimulainya periode keluar-masuk pemain antar klub.
Beberapa dilepas karena kontrak yang tak diperpanjang, sementara lainnya memilih mencari tantangan baru hingga pemutusan kontrak.
Hingga kini, belum ada kepastian soal ke mana enam pemain ini akan berlabuh. Berikut enam pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berstatus bebas transfer alias tanpa klub:
1. Jordi Amat
Bek veteran Timnas Indonesi, Jordi Amat kini berstatus tanpa klub usai kontraknya habis bersama klub Liga Super Malaysia Johor Darul Ta'zim JDT. Pemain berusia 33 tahun ini dikabarkan diminati Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Namun Eks pemain Swansea City itu juga digosipkan kembali berkarier di Spanyol. Namun sejauh ini belum ada kepastian klub Jordi Amat selanjutnya.
2. Thom Haye
Gelandang timnas Indonesia resmi dilepas klub Eredivisie, Almere City. Kontraknya di klub Belanda itu hanya berdurasi satu tahun dan habis pada 30 Juni 2025.
Tak ada perpanjangan kontrak bagi Thom Haye. Dimana Almere City sendiri terdegrasi ke level kedua Liga Belanda atau Eerste Divisie.
Thom kini berstatus bebas transfer. Namanya kini santer dikaitkan dengan salah satu klub raksasa Liga 1, Persija Jakarta. Namun sejauh ini belum kepastian soal kabar tersebut.
Di usia 30 tahun, Thom Haye dianggap masih produktif. Pengalamannya berpentas di Liga Italia dan berbagai klub Belanda jadi nilai lebih bagi pemain yang dijuluki El Professor itu.
3. Rafael Struick
Rafael Struick resmi meninggalkan Brisbane Roar usai kontraknya tidak diperpanjang. Rumor tentang striker 22 tahun itu terus menguat.
Bali United dan Persija Jakarta.
Usia yang masih muda memungkinkan eks penggawa ADO Den Haag itu juga masih berpotensi berkarier di luar negeri. Struick dikenal dengan kemampuannya dalam menciptakan ruang.
Pergerakan tanpa bola jadi kekuatan utama Rafael Struick. Klub yang punya kecenderungan menyerang dari sayap diperkirakan bakal cocok dengan Rafael Struick.
Shayne Pattynama berstatus tanpa klub usai kontraknya diputus oleh klub Belgia, KAS Eupen. Pemain berusia 26 tahun itu sejauh ini belum mengkonfirmasi kemana dia akan melajutkan karirnya.
Namun klub Thailand, Buriram United disebut-sebut berminat meminang Shayne. Bahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC juga berminat menggunakan jasanya.
6. Natjhan Tjoe A-On.
Kebersamaan Nathan Tjoe A-On bersama Swansea City berakhir. The Swans resmi mengumukan berakhirnya kerja sama dengan Nathan pada Rabu (18/6) lalu.
Pemain timnas Indonesia berusia 23 tahun itu bergabung dengan Swans dari klub Belanda Excelsior pada musim panas 2023. Sejatinya dia masih memiliki sisa kontrak selama satu tahun.
Namun kini belum jelas kemana Nathan akan berkarir selanjutnya. Namun besar kemungkinan Nathan masih akan berkompetisi di klub Eropa. (*)
Editor : Niklaas Andries