RADARBANYUWANGI.ID - Pada ajang Goodwood Festival of Speed 2025, penggemar F1 akan disuguhkan momen emosional dan bersejarah.
Nigel Mansell, legenda balap asal Inggris, akan kembali mengendarai Williams FW11, mobil yang nyaris membawanya menjadi juara dunia pada musim 1986. Ini merupakan pertama kalinya Mansell bersatu kembali dengan FW11 sejak 38 tahun lalu.
FW11 telah menjalani proses restorasi penuh sesuai spesifikasi aslinya, berkat kolaborasi antara Williams Heritage dan Honda.
Proyek ini memakan waktu berbulan-bulan dan menjadi simbol kerja keras untuk menghidupkan kembali kejayaan masa lalu.
Mobil ini akan tampil di lintasan Goodwood pada 10–13 Juli, dengan Mansell dijadwalkan mengemudikannya pada Sabtu, (12/7).
Selain Mansell, beberapa mantan pembalap Williams lainnya seperti Thierry Boutsen, Riccardo Patrese, serta Karun Chandhok juga akan ambil bagian dalam perayaan ini.
Williams FW11 bukan hanya terkenal karena performanya, tetapi juga karena teknologi canggih pada zamannya.
Dibekali mesin Honda RA166E 1.5L V6 twin-turbo, mobil ini dilengkapi sistem suspensi ganda pushrod dan pullrod serta transmisi manual enam percepatan. Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu mobil paling ikonik dalam sejarah Formula 1.
Sayangnya, pada musim 1986, Mansell harus mengubur impian gelar juara dunia setelah mengalami pecah ban di seri penutup di Adelaide.
Kemenangan pun jatuh ke tangan Alain Prost dari McLaren. Meskipun begitu, Williams berhasil merebut gelar Konstruktor F1 berkat performa konsisten sepanjang musim.
Selain FW11, Williams juga akan memamerkan FW14B, mobil yang mengantar Mansell meraih gelar juara dunia pada 1992.
FW14B juga akan dikendarai kembali oleh Mansell di festival tersebut, ditemani oleh nama-nama seperti Jamie Chadwick, Lia Block, dan James Vowles, selaku pimpinan tim saat ini.
Menurut Koji Watanabe, Presiden Honda Racing Corporation, kehadiran FW11 yang telah direstorasi adalah bentuk penghormatan terhadap kolaborasi historis antara Williams dan Honda dalam kancah F1.
Ia menyebut FW11 sebagai simbol keseimbangan sempurna antara performa mesin dan dinamika sasis.
Sementara itu, Direktur Williams Heritage, Jonathan Kennard, mengungkapkan bahwa melihat FW11 kembali mengaspal bersama Mansell akan menjadi momen tak terlupakan, bukan hanya bagi tim, tapi juga bagi para penggemar balap di seluruh dunia. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi