RADARBANYUWANGI.ID – Akhir era Simone Inzaghi di Inter Milan resmi ditutup.
Pelatih 48 tahun itu mengumumkan perpisahannya dengan klub berjuluk Nerazzurri tersebut, usai menggelar pertemuan singkat dengan jajaran manajemen klub di markas tim pada Selasa (3/6) waktu setempat.
"Klub dan Simone Inzaghi memutuskan berpisah. Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama setelah pertemuan beberapa menit lalu," demikian pernyataan resmi Inter Milan dalam laman klub mereka.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri masa bakti Inzaghi yang dimulai sejak 2021.
Dalam rentang tiga musim, ia berhasil mempersembahkan satu scudetto Serie A, dua Coppa Italia, tiga Piala Super Italia, serta dua kali membawa Inter ke final Liga Champions.
Sayangnya, musim terakhirnya diwarnai hasil pahit. Inter harus menutup musim tanpa gelar, setelah dibantai 0-5 oleh Paris Saint-Germain di partai puncak Liga Champions.
Pindah ke Timur Tengah
Setelah resmi meninggalkan Inter, Inzaghi disebut-sebut tak butuh waktu lama untuk kembali ke pinggir lapangan.
Eks pelatih Lazio itu dikabarkan menerima pinangan klub raksasa Arab Saudi, Al Hilal.
Kontrak berdurasi dua tahun sudah disiapkan. Nilainya pun fantastis.
Inzaghi akan diganjar bayaran 30 juta euro per musim—atau sekitar Rp 557 miliar—jumlah yang membuatnya langsung masuk jajaran pelatih termahal dunia.
Kontrak itu rencananya akan diteken dalam beberapa hari ke depan. Inzaghi diplot langsung menukangi Al Hilal dalam ajang Piala Dunia Antarklub 2025, yang akan digelar pertengahan bulan ini.
Menariknya, laga debutnya bisa langsung bertemu raksasa Spanyol, Real Madrid.
Tak Lagi Didukung Manajemen
Meski diumumkan sebagai kesepakatan bersama, kabar dari internal klub menyebut Inzaghi mulai merasa kehilangan dukungan dari manajemen.
Terutama dalam hal pembentukan skuad kompetitif untuk bersaing di level elite Eropa.
"Dedikasi dan semangat Inzaghi akan selalu dikenang oleh fans, pemain, manajemen, serta staf klub. Ia telah meninggalkan jejak yang tak akan mudah dilupakan," lanjut pernyataan Inter.
Kini, Inter dikabarkan tengah mempertimbangkan dua nama besar untuk kursi pelatih. Mantan bintang Spanyol, Cesc Fabregas, dan eks arsitek Brighton, Roberto De Zerbi, masuk dalam radar utama pengganti Inzaghi.
Kursi panas di Giuseppe Meazza kembali kosong. Tapi jelas, meninggalkan jejak seperti Inzaghi, bukan perkara mudah. ***
Editor : Ali Sodiqin