Radarbanyuwangi.id – Hasil imbang kontra Malut United menjadi penutup perjalanan Persija Jakarta di pentas Liga 1 2024/2025. Tambahan satu poin ini membuat Macan Kemayoran finish di posisi ketujuh klasemen akhir.
Persija Jakarta mengoleksi 51 poin dari 34 pertandingan dengan 14 kali kemenangan, 9 kali imbang, dan 11 kali kekalahan. Laga tersebut juga merupakan pertandingan perpisahan bagi sederet skuad Macan Kemayoran.
Persija Jakarta juga mengumumkan mengakhiri kerjasama dengan beberapa pemain asingnya.
Salah satunya yakni stiker Kroasia Marko Simic. Manajemen tim mengumumkan tidak akan lagi memperpanjang kontrak Marko Simic.
Penyerang berkebangsaan Kroasia itu juga sudah memberikan perpisahan dengan tim di laga melawan Malut United. Tak hanya Marko Simic, Persija Jakarta juga melepas ketujuh pemain lainnya untuk musim depan.
Ada nama Ondrej Kudela, Maciej Gajos, Ramon Bueno, Pablo Andrade, Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferrari, dan Resky Fandi.
Kedelapan pemain tersebut tentu tidak akan lagi memperkuat Persija Jakarta untuk Liga 1 musim depan. Misi perubahan dilakukan manajemen Persija untuk memperbaiki tim agar lebih kompetitif di musim depan.
Namun beberapa nama-nama pemain asing yang coba untuk dipertahankan manajemen. Seperti kiper Carlos Eduardo, penyerang sayap Ryo Matsumura, dan penyerang tengah Gustavo Almeida nampaknya masih dipertahankan untuk musim depan.
Langkah Persija Jakarta ini pun banyak menuai sorotan. Salah satunya langkah manajemen yang melepas Maciej Gajos dan Pablo Andrade.
Sebab, kedua pemain tersebut dinilai masih layak untuk berseragam Persija Jakarta untuk musim berikutnya.
Penampilan dan konsistensi yang ditunjukkan kedua tim nyatanya tetap tidak menarik hati manajemen. Alhasil, kedua pemain tersebut termasuk dalam rombongan pemain asing yang dilepas oleh Persija Jakarta.
Keputusan menarik juga diambil manajemen ketika akhirnya mengakhiri kerjasama dengan bek veteran seperti Ondrej Kudela. Pemain bertahan asal Republik Ceko itu sudah bergabung ke Persija Jakarta sejak tiga tahun lalu ketika masih dilatih oleh pelatih Thomas Doll.
Kudela saat itu hadir bersamaan dengan rombongan pemain dari Eropa lainnya seperti Michael Krmencik dan Hanno Behrens. Dua nama terakhir sudah pergi, tetapi Ondrej Kudela masih tetap bertahan bersama Persija Jakarta.
Mantan pemain Slavia Praha itu tampil solid di lini belakang dan memiliki kerjasama yang cemerlang bersama Rizki Ridho dan Hansamu Yama.
Ondrej Kudela yang lebih senior tentu disebut-sebut secara tidak langsung memberikan pengalaman dan arahan yang tepat sehingga membentuk karakter penampilan yang solid untuk Rizki Ridho menjadi lebih baik ketika bermain untuk Persija Jakarta maupun untuk timnas Indonesia.
Kebersamaan Ondrej Kudela dan Persija Jakarta resmi berakhir dan kemungkinan Kudela akan memutuskan untuk gantung sepatu setelah dilepas oleh Persija Jakarta. (*)
Editor : Niklaas Andries