RadarBanyuwangi.id - Real Betis Balompié, klub asal Sevilla yang dikenal dengan julukan "Los Verdiblancos", telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim 2024/2025.
Di bawah arahan pelatih berpengalaman Manuel Pellegrini, Betis tidak hanya bersaing di papan atas La Liga, tetapi juga berhasil mencapai final UEFA Conference League melawan Chelsea.
Kombinasi antara pemain muda berbakat dan pemain senior berpengalaman menjadi kunci kesuksesan mereka musim ini.
Kiper
Posisi penjaga gawang diisi oleh Adrián San Miguel, yang kembali memperkuat Betis setelah berkarier di Inggris bersama West Ham United dan Liverpool.
Adrián memberikan stabilitas dan pengalaman di bawah mistar gawang. Sebagai pelapis, Fran Vieites penjaga gawang asal Spanyol yang saat ini memperkuat Real Betis.
Lahir pada 7 Mei 1999 di Pontecesures, Galicia, Vieites memiliki tinggi badan 1,96 meter dan dikenal dengan refleks cepat serta ketenangannya di bawah mistar gawang.
Lini Belakang
Pertahanan Betis diperkuat oleh Marc Bartra, bek tengah berpengalaman yang pernah membela Barcelona dan Borussia Dortmund.
Setelah pulih dari cedera ACL, Bartra kembali menjadi pilar utama di lini belakang.
Bersama Natan Souza, bek muda asal Brasil yang dipinjam dari Napoli, mereka membentuk duet tangguh di jantung pertahanan.
Di posisi bek sayap, Aitor Ruibal menunjukkan fleksibilitas dengan mampu bermain di sisi kanan maupun kiri, sementara Ricardo dan Ángel Ortiz sering mengisi posisi bek kiri.
Gelandang
Di lini tengah, William Carvalho menjadi jangkar dengan kemampuan bertahan dan distribusi bola yang solid.
Gelandang asal Portugal ini sering berduet dengan Altimira, yang memberikan dinamika dan energi di lini tengah.
Giovani Lo Celso, yang kembali ke Betis dari Tottenham Hotspur, menambah kreativitas dan visi permainan.
Isco, mantan pemain Real Madrid, juga memberikan kontribusi signifikan dengan pengalaman dan teknik individunya.
Lini Serang
Antony Santos, yang dipinjam dari Manchester United, menjadi salah satu pemain kunci di lini depan.
Sejak kedatangannya pada Januari 2025, winger asal Brasil ini telah mencetak beberapa gol penting dan memberikan assist krusial, termasuk dalam perjalanan Betis menuju final UEFA Conference League.
Di sisi lain, Chimy Ávila, penyerang asal Argentina, kembali dari cedera dan siap memberikan opsi tambahan di lini serang.
Cucho Hernández, striker Kolombia, juga menjadi andalan dengan kecepatan dan ketajamannya di depan gawang lawan.
Pemain Muda dan Cadangan
Betis juga memberikan kesempatan kepada pemain muda berbakat seperti Jhon Arcila, winger asal Kolombia yang bergabung melalui program Betis Talent.
Meskipun belum banyak tampil di tim utama, Arcila menunjukkan potensi besar untuk masa depan. (*)
Editor : Ali Sodiqin