Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tampil Elegan di Met Gala, Lewis Hamilton Ungkap Simbol Emosional di Baliknya

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:15 WIB
Lewis Hamilton tampil memukau di Met Gala 2025 dengan busana sarat makna leluhur.
Lewis Hamilton tampil memukau di Met Gala 2025 dengan busana sarat makna leluhur.

RadarBanyuwangi.id - Lewis Hamilton, juara dunia Formula 1 tujuh kali, kembali mencuri perhatian, kali ini bukan di lintasan balap, melainkan di karpet merah Met Gala 2025.

Bertindak sebagai salah satu co-chair acara bergengsi ini, Hamilton menyebut tema tahun ini, “Superfine: Tailoring Black Style”, sebagai momen yang sangat istimewa dalam hidupnya.

Menggandeng Desainer Inggris

Dengan dress code bertajuk "Tailored for You", Hamilton bekerja sama dengan Grace Wales Bonner, desainer asal Inggris yang dikenal dengan sentuhan budaya Afrika dan Karibia.

Ia tampil memukau dalam setelan jas gading yang elegan, dilengkapi dengan baret karya Stephen Jones Millinery.

Namun penampilan Hamilton bukan sekadar soal gaya. Ia menegaskan bahwa setiap detail dari busananya menyimpan makna emosional, mencerminkan jejak warisan leluhurnya.

“Setiap elemen telah dipertimbangkan secara mendalam, ada banyak emosi dan makna yang teranyam di dalamnya,” ungkap Hamilton di Instagram.

Dari Inisiatif Pribadi

Hamilton mengaku telah berdiskusi mengenai tema ini bersama Anna Wintour, Pemimpin Redaksi Vogue sekaligus ikon Met Gala, sejak tiga tahun lalu.

Ia ingin agar Met Gala tidak hanya menjadi panggung mode, tetapi juga ruang ekspresi budaya kulit hitam yang mendalam dan otentik.

“Saya selalu berusaha hadir dengan niat, terutama di acara seperti ini. Tema tahun ini sangat dekat dengan hati saya,” ujar Hamilton saat konferensi pers menjelang Grand Prix Emilia-Romagna.

Momen Kebanggaan Bagi Keluarga

Hamilton juga menyatakan bahwa malam tersebut adalah malam yang sangat berarti bagi komunitas kulit hitam di seluruh dunia.

Ia percaya bahwa jika kakek-nenek dan leluhurnya masih hidup, mereka pasti akan merasa sangat bangga melihat perwakilan budaya mereka diakui secara global.

“Malam itu besar, sangat besar. Saya yakin nenek dan kakek saya akan sangat bangga. Ini tentang lebih dari sekadar fashion,” tambahnya.

Mode Sebagai Sarana Edukasi

Lewis Hamilton juga menyoroti bagaimana mode dapat menjadi sarana edukatif. Ia menyebut bahwa banyak tamu yang kemudian mencari tahu lebih dalam tentang elemen-elemen simbolik dalam busananya.

“Itulah inti dari momen seperti ini. Kita semua bisa terus belajar dari hal-hal seperti itu,ini bukan sekadar momen fashion,” pungkasnya. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#met gala #lewis hamilton #f1