RadarBanyuwangi.id - Tim Formula 1 Alpine resmi mengumumkan pergantian susunan pembalapnya menjelang Grand Prix Emilia-Romagna akhir pekan ini.
Franco Colapinto, mantan pembalap akademi Williams, akan menggantikan Jack Doohan sebagai rekan setim Pierre Gasly selama lima balapan ke depan. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi performa internal tim Alpine.
Langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari James Vowles, Bos Tim Williams, yang merupakan sosok penting dalam perkembangan karier Colapinto.
Vowles menyatakan bahwa Colapinto memiliki kapasitas untuk tampil optimal, bahkan dalam situasi sulit sekalipun.
“Saya tahu dia sangat cepat, dan saya yakin dia akan menunjukkan performa luar biasa meski dalam waktu yang terbatas,” ujar Vowles dari markas Williams di Grove.
Pindah ke Alpine Setelah Gagal Dapat Kursi di Williams
Colapinto sempat tampil impresif saat menggantikan Logan Sargeant di Williams musim lalu, dengan mencetak poin di dua dari empat balapan pertamanya.
Namun, dengan Alex Albon dan Carlos Sainz telah mengamankan kursi untuk 2025 dan 2026, peluang Colapinto di Williams tertutup.
Melihat potensi besar sang pembalap, Vowles memfasilitasi kepindahan Colapinto ke Alpine melalui kesepakatan multi-tahun, berharap agar ia segera mendapat kursi balap reguler. Keputusan tersebut kini terbukti tepat.
“Kami merasa punya tanggung jawab karena dia berasal dari akademi kami. Dia tumbuh bersama kami, dan saya bangga dia kini berada di grid F1,” tambah Vowles.
Tantangan di Tengah Krisis Internal Alpine
Pergantian pembalap ini terjadi di tengah masa sulit bagi Alpine. Team Principal Oliver Oakes baru saja mengundurkan diri, dan posisinya untuk sementara diisi oleh Flavio Briatore sebagai penasihat eksekutif.
Meski berada dalam situasi yang tidak stabil, Vowles optimis Colapinto bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum belajar.
“Meskipun ini waktu yang sulit bagi Alpine, mereka tetap akan mendukung Franco dan Pierre. Di F1, bahkan di masa krisis, tim tetap fokus mencetak poin,” ungkapnya.
Pembuktian di Lintasan
Dengan posisi Alpine yang kini berada di peringkat sembilan klasemen konstruktor, kehadiran Colapinto diharapkan dapat memberi angin segar.
Lima seri Grand Prix ke depan akan menjadi panggung pembuktian baginya, baik untuk tim maupun untuk kariernya sendiri.
Vowles menambahkan bahwa pengalaman membalap di tengah tekanan dan dinamika tim seperti Alpine akan membuat Colapinto semakin matang.
“Jika dia bisa melewati masa ini dengan baik, dia akan keluar lebih kuat. Ini tempat yang tepat untuk pertumbuhannya sekarang,” pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi