RADARBANYUWANGI.ID - Agama para pesepakbola dunia menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari di internet.
Ketika seseorang mengetik nama salah satu pemain bola di mesin pencarian Google, sering kali muncul rekomendasi terkait agama mereka.
Namun, karena tidak banyak pesepakbola yang secara terbuka mengekspos keyakinan mereka, banyak orang yang keliru dalam menilai.
Banyak pesepakbola terkenal yang sering dianggap non-Muslim, padahal mereka sebenarnya beragama Islam.
Berikut adalah daftar pesepakbola klub elit Eropa yang ternyata beragama Muslim:
- Luke Shaw
Bek kiri Manchester United ini mungkin tidak terlihat memiliki unsur Islam dari namanya. Meskipun jarang membagikan kehidupan pribadinya, Shaw diduga kuat sebagai seorang Muslim. Hal ini diperkuat oleh kegiatan sahur on the road yang ia lakukan di Dubai pada 2017, di mana ia tampil mengenakan gamis bersama pesepakbola lain, termasuk Adnan Januzaj. - William Saliba
Bek tengah Arsenal ini juga jarang menunjukkan kehidupan pribadinya, terutama yang berkaitan dengan keyakinannya. Namun, Saliba adalah seorang Muslim yang taat. Lahir dan tumbuh di Kamerun, ia dibesarkan dalam lingkungan Muslim yang kuat. Saliba bahkan masih menjalankan puasa di Bulan Suci Ramadan dan baru-baru ini tertangkap kamera sedang melaksanakan tarawih di masjid sekitar London. - Ilkay Gundogan
Pemain yang kini membela Barcelona ini juga merupakan seorang Muslim. Gundogan, yang berasal dari Jerman dengan keturunan Turki, dikenal taat menjalankan kewajibannya. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan keinginannya agar anaknya tumbuh di Turki untuk mendapatkan lingkungan Muslim yang kuat. - Leroy Sane
Mantan pemain Manchester City yang kini membela Bayern Munich ini juga beragama Islam. Nama lengkapnya adalah Leroy Aziz Sane, di mana "Aziz" sering kali diasosiasikan dengan nama Muslim. Sane mendapatkan keturunan Muslim dari ayahnya, Soulemane Sane, yang merupakan mantan pesepakbola asal Senegal. - Ragnar Oratmangoen
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini berlaga di Eredivisie Belanda ini juga merupakan seorang Muslim. Berbeda dengan pesepakbola lain yang beragama Islam karena keturunan, Ragnar memeluk Islam pada usia 15 tahun setelah terpengaruh oleh salah satu temannya di akademi Nijmegen.
Dengan semakin banyaknya informasi yang beredar, penting bagi penggemar sepak bola untuk memahami dan menghargai keyakinan para pemain, termasuk yang beragama Islam.
Hal ini menunjukkan bahwa agama dapat menjadi bagian penting dari identitas seorang atlet, meskipun mereka tidak selalu membagikannya secara terbuka. (*)
Editor : Ali Sodiqin