RadarBanyuwangi.id - Lando Norris kembali harus mengakui keunggulan Max Verstappen di GP Jepang meski start dari posisi depan. Sempat tampil agresif di tikungan pertama, Norris mencoba menekan sejak lampu hijau menyala.
Namun, Verstappen tampil nyaris tanpa cela, membuat peluang Norris untuk meraih kemenangan sirna di sirkuit legendaris Suzuka.
Peluang emas sempat muncul saat pit stop. Norris keluar bersamaan dengan Verstappen dan mencoba melakukan manuver nekat di jalur pit.
Namun, sempitnya ruang membuat pembalap McLaren itu melintasi rumput, dan posisi kedua pun tetap menjadi miliknya hingga akhir lomba.
Usai balapan, Norris mengakui bahwa kegagalan meraih pole position sehari sebelumnya menjadi titik awal kekalahannya.
“Tidak banyak yang bisa kami lakukan hari ini. Pace kami terlalu mirip dengan Red Bull. Max sempurna dari awal hingga akhir,” ungkapnya.
Meskipun sempat melaporkan bahwa Verstappen "memaksanya keluar jalur", Norris kemudian menyebut insiden itu sebagai aksi balapan yang wajar.
“Dia masih di depan, jadi tidak ada yang salah. Saya tidak berharap dia memberi ruang, apalagi Max,” kata Norris.
McLaren tetap pulang dengan hasil positif setelah Oscar Piastri finis di posisi ketiga, memberikan total 33 poin dan mempertahankan posisi puncak klasemen konstruktor.
Namun, Norris mewanti-wanti bahwa dominasi timnya mulai terancam. “Red Bull mulai mengejar. Mereka tampil cepat dan efisien. Kami butuh lebih dari ini di balapan berikutnya,” pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi