Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kecewa Berat, Strategi Blunder Bikin Yuki Tsunoda Gagal Raih Poin di Australia

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 20 Maret 2025 | 14:15 WIB
Yuki Tsunoda mengaku Racing Bulls seharusnya bisa meraih banyak poin di GP Australia 2025.
Yuki Tsunoda mengaku Racing Bulls seharusnya bisa meraih banyak poin di GP Australia 2025.

RadarBanyuwangi.id - Yuki Tsunoda mengaku Racing Bulls seharusnya bisa meraih banyak poin di GP Australia 2025.

Namun, strategi yang kurang tepat saat hujan turun membuat timnya pulang dengan tangan hampa, sementara para rival utama justru mengamankan poin berharga.

Hingga Lap 43, segalanya berjalan mulus bagi Tsunoda. Setelah tampil cepat di sesi latihan dan mengamankan posisi kelima di kualifikasi, ia hanya kehilangan satu posisi di awal balapan dan bertahan di P6 sepanjang dua stint pertama.

Namun, datangnya hujan mengubah segalanya. Ketika dua mobil McLaren langsung mengganti ban ke kompon intermediate, Racing Bulls memilih mempertahankan Tsunoda di lintasan, berharap cuaca membaik.

Keputusan ini berujung fatal, Tsunoda memang sempat naik ke P2, tetapi kehilangan terlalu banyak waktu di atas ban kering, hingga akhirnya keluar dari pit di luar zona poin.

“Dari segi performa, saya merasa layak mendapatkan poin. Saya sudah melakukan yang terbaik, tapi cuaca dan timing tidak berpihak kepada kami,” ujar Tsunoda.

“Setelah pit stop dan Safety Car, saya terlempar ke P11. Ini mengecewakan, tetapi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil,” katanya.

Kekecewaan Racing Bulls semakin besar karena tiga tim rival sukses meraup poin. Williams 10, Aston Martin 8, dan Kick Sauber 6.

Sementara itu, rekan setim Tsunoda, Isack Hadjar, mengalami nasib lebih buruk setelah menabrak pembatas pada lap formasi dan gagal memulai balapan.

Bos tim, Laurent Mekies, dengan tegas mengakui kesalahan strategi. “Kami membuat keputusan yang salah dan meminta maaf kepada Yuki. Ini memang bagian dari kerasnya dunia balap,” pungkasnya. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#australia #Yuki Tsunoda #f1