Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ratusan Atlet Ikuti Kejurkab Panahan Banyuwangi 2025

Salis Ali Muhyidin • Senin, 3 Februari 2025 | 01:50 WIB
Atlet muda panahan Banyuwangi membidik sasaran dalam  Kejurkab Panahan Banyuwangi 2025 di Lapangan Samudera, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu pada Sabtu (1/2).
Atlet muda panahan Banyuwangi membidik sasaran dalam Kejurkab Panahan Banyuwangi 2025 di Lapangan Samudera, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu pada Sabtu (1/2).

RadarBanyuwangi.id - Sebanyak 400 atlet panahan mengikuti kejuaraan kabupaten (Kejurkab) Panahan Banyuwangi 2025. 

Kejuaraan yang digelar tiga hari sejak Jumat (31/1) sampai Minggu (2/2) itu, dipusatkan di Lapangan Samudera, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.

Kejurkab panahan yang digelar Perpani Banyuwangi, itu dalam rangka ajang pemantauan atlet-atlet muda yang berpotensi menuju ke tingkat yang lebih tinggi. 

“Ini sebagai ajang evaluasi latihan yang telah dilaksanakan oleh klub atau sekolah,” kata Ketua Perpani Banyuwangi, Purwadi.

Purwadi menyampaikan, agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun ini juga digelar sebagai ajang silaturahmi antar atlet dan pelatih panahan se Kabupaten Banyuwangi. 

“Ini langkah awal pemantauan dan pembinaan atlet-atlet yang dipersiapkan untuk event resmi lainnya,” kataya saat ditemui Jawa Pos Radar Genteng di venue.

Pemenang divisi barebow, Menlu (tengah) bersama Ketua Perpani Banyuwangi Purwadi (kiri), Minggu (2/2).
Pemenang divisi barebow, Menlu (tengah) bersama Ketua Perpani Banyuwangi Purwadi (kiri), Minggu (2/2).

Menurut Purwadi, kejurkab ini telah memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya para atlet panahan Banyuwangi dalam meraih prestasi. 

Pasalnya, para atlet baik dari tingkat SD, SMP, SMA, dan umum melatih jiwa kompetisinya di perlombaan tersebut. “Harapannya, kejurkab ini punya andil besar,” cetusnya. 

Dalam ajang tersebut, Perpani melombakan empat divisi, yakni Divisi Paralon, Divisi Standar Bow, Divisi Bare Bow, dan Divisi Tradisional. Semua divisi itu akan dilaksanakan secara mix tim dan beregu. 

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun jumlah peserta meningkat. Ini jadi bukti kalau panahan sudah mulai digemari masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.

Purwadi menyebut, Banyuwangi memiliki potensi yang bagus di dunia panahan. Banyak bakat muda dari berbagai klub dan sekolah jika dipoles akan tumbuh menjadi atlet hebat. 

“Di tingkat nasional, banyak atlet Banyuwangi yang meraih prestasi. Dari prestasi saat mewakili Banyuwangi itu kini dapat mengembangkan sayap di daerah lain,” ujarnya.

Juara perdana dari divisi barebow, Menlu dari kontingen Star Academy mengatakan, olah raga panahan ini memiliki daya tarik tersendiri.

Karena atlet harus mengkombinasikan latihan rutin, intelektual, dan fokus. “Selain itu atlet juga latihan beban dan fisik sebagaimana olah raga pada umumnya,” katanya.

Tidak hanya itu, pria yang juga pengurus HIPMI Banyuwangi itu menyebut mentalitas juga salah satu faktor penting bagi atlet ketika bertanding. 

“Karena itu saya menggeluti olah raga ini. Dan saya sangat merekomendasikan panahan untuk anak-anak muda. Termasuk bapak-bapak dan ibunya. Olah raga segala umur pokoknya,” pungkasnya.

Uji Coba Panahan Segala Usia :

STAR ACADEMY

Hub: 0812-4914-6979

(sas/abi) 

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Panahan #atlet #kejurkab #banyuwangi