RadarBanyuwangi.id – Program pemantauan atlet-atlet berprestasi di Banyuwangi kembali dilanjutkan.
Sejak awal September ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi kembali mengerahkan tim monitoring untuk melihat perkembangan atlet yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 mendatang.
Proses pemantauan dilakukan dengan mendatangi secara langsung tempat pemusatan latihan atlet yang dilakukan cabang olahraga (cabor).
Tim meninjau persiapan dan perkembangan para atlet yang sudah didata sejak awal.
Beberapa cabor yang sudah mulai dipantau di antaranya panjat tebing dan hapkido.
Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah mengatakan, pemantauan akan terus dilakukan tim monitoring sampai akhir tahun.
Proses monitoring akan dilaksanakan selama tiga sampai empat tahap.
Khoirullah menambahkan, pemantauan secara berkala dilakukan agar KONI bisa melihat bagaimana kondisi perkembangan atlet secara langsung.
Selama monitoring tak hanya perkembangan hasil latihan yang menjadi pantauan, tetapi juga prestasi yang diikuti oleh atlet di sela waktu antara tahap monitoring satu dan lainnya.
”Kami (KONI) juga melihat hasil kejuaraan yang diikuti. Ada perkembangan positif atau tidak. Ini yang kami gunakan acuan untuk menyiapkan tim Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) awal tahun depan,” tegasnya.
KONI berharap, cabor-cabor bisa menyiapkan atlet seoptimal mungkin. Termasuk menurunkan mereka di kejuaraan-kejuaraan kompetitif.
Sehingga, kualitas atlet yang masuk ke Puslatkab nanti sudah layak untuk diproyeksikan turun di Porprov Jatim.
”Tim monitoring kami minta melakukan pemantauan lebih rinci. Sesuai hasil evaluasi tahap pertama,” pungkas Khoirullah. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin