RadarBanyuwangi.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut mengucapkan selamat atas kemenangan Dhea.
Ipuk bangga dan gembira karena Dhea berhasil memberikan yang terbaik dan membawa harum nama Indonesia, khususnya Banyuwangi.
”Selamat untuk Dhea, ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Saya sangat gembira karena Aldhea sukses mengharumkan bangsa kita. Saya juga berterima kasih karena Dhea pastinya telah ikut mengharumkan nama Banyuwangi juga,” ujar Ipuk.
Pada kejuaraan tersebut, Dhea turun pada kategori pemula untuk usia di bawah 12 tahun. Dhea menjadi satu-satunya kontingen Indonesia yang ikut dua nomor kompetisi sekaligus yakni Kata (jurus) dan Kumite (perkelahian). Dhea sukses meraih juara pada dua nomor tersebut.
”Sekali lagi selamat untuk Dhea. Semoga prestasinya bisa terus dipertahankan dan sukses terus di masa depan,” ungkap Bupati Ipuk.
Pelatih Aldhea, Firda Dian Pramana dari Dojo FDP Karate Indonesia Banyuwangi mengatakan, kejuaraan tersebut berlangsung pada Minggu (3/12). Dalam satu hari Dhea langsung mengikuti dua nomor lomba yakni nomor Kata dan Kumite.
”Pada dua nomor lomba tersebut, Dhea berhasil keluar sebagai juara dan meraih medali emas,” ujar Firda.
Untuk penilaian kejuaraan karate nomor Kata, Dhea meraih nilai tertinggi dari dewan juri. Sementara pada nomor Kumite penilaiannya adalah banyaknya pukulan dan tendangan yang masuk kepada lawan.
”Alhamdulillah, Dhea bisa melakukan yang terbaik selama pertandingan,” ucap Firda.
Saat ini Dhea masih berada di Portugal dan baru akan pulang pada Kamis (6/12). ”Rencananya dia akan menerima reward dari Kemenpora dulu sebelum kembali ke Banyuwangi,” kata sang pelatih.
Dhea berangkat bersama kontingen Indonesia lainnya pada 29 November 2023. Untuk persiapan mengikuti kompetisi ini, Aldhea menjalani program training centre (TC) di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Jakarta pada 4–15 November. Sebelum berangkat ke Portugal, Dhea sempat bertemu Bupati Ipuk.
Kepala SDN 1 Mojopanggung Suheni ikut bangga dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Dhea bisa membawa nama baik Indonesia di ajang internasional.
”Alhamdulillah, prestasi Dhea sangat membanggakan. Tidak sia-sia menempuh perjalanan panjang dari Banyuwangi ke Portugal,” katanya.
Prestasi tersebut tentunya juga membanggakan Kabupaten Banyuwangi dan sekolahnya.
”Kami akan menyiapkan sejumlah kejutan dan hadiah untuk Ananda Aldhea, sebagai wujud apresiasi kerja kerasnya selama ini,” ungkap Suheni.
Selama ini Dhea dikenal sebagai siswi cukup baik di mata guru maupun teman-temannya.
”Prestasi tersebut akan menjadi nilai positif dalam dunia pendidikan dan jenjangnya nanti. Semoga Ananda Dhea bisa terus berprestasi,” harap Suheni. (rio/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin