RadarBanyuwangi.id - Ajang balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2024 akan memasuki etape keempat pada Kamis (25/7).
Etape keempat ini akan menjadi penutup dari ITdBI 2024 yang telah digelar sejak Senin (22/7) dari Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari menuju ke Kantor Bupati Banyuwangi.
Meskipun tidak sepanjang etape ketiga, etape keempat diperkirakan akan menguji fisik para pembalap (rider) dengan keberadaan tiga tanjakan, lebih banyak dibandingkan etape ketiga.
Pada balapan hari ini, pembalap akan melintasi tanjakan King of Mountain (KOM) pertama di Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, KOM kedua di Kalibendo, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, dan KOM terakhir di dekat garis finish yaitu Paltuding, Ijen.
Bagi masyarakat yang ingin melihat aksi para pembalap ITdBI 2024, berikut rute yang akan dilalui.
Pantai Boom (start) - Pendopo Sabha Swagatha Blambangan - Simpang Lima - Cungking - Giri - Lateng - Simpang 3 Sukowidi - Argopuro - Simpang 4 Brak - Simpang 3 Kluncing - Kopenbaya - Pesucen - Simpang 3 Grogol - Jambean -Jambesari - Simpang 3 Kemiren - Simpang 3 Olehsari - Simpang 3 Banjarsari - Pendarungan - Simpang 3 Kalirejo - Kabat - Rogojampi - Simpang 3 Lincing - Lemahbang - Alasmalang - Gambor - Simpang 3 Melik - Parijatah Kulon - Simpang 4 Karangsari - Simpang 3 Ibrahimy - Jalan Imam Bahri Genteng - Simpang 4 Jalen - RTH Maron - Simpang 4 Terminal Lama - Simpang 3 Setail - Tegalsari - Karangdoro - Blokagung - Kabeanem - Bangosere - Simpang 4 Bango Setasiun - Simpang 5 Jajag -Simpang 4 Jajag - Simpang 3 Koramil Jajag - Sembulung - Kradenan - Benculuk - Srono - Mangir - Rogojampi - Kabat - Patung Kuda - Jalan Brawijaya - Cungking - Sasak Perot - Simpang 3 Patung Barong -Kemiren - Kalibendo - Jambu - Gantasan - Paltuding (finish).
Masyarakat diperbolehkan untuk menonton di sepanjang rute sesuai arahan petugas agar tidak mengganggu jalannya balapan.
Beberapa ruas jalan juga akan ditutup saat pembalap akan melintasi rute yang ditetapkan, sehingga penumpang kereta api juga diimbau untuk datang ke stasiun lebih awal agar tidak tertinggal kereta api. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi