RadarBanyuwangi.id – Tim sepak bola asal Bumi Blambangan, Persewangi FC Banyuwangi, resmi dicoret dari keanggotaan Asprov PSSI Jawa Timur.
Dengan keputusan itu, dipastikan dari dua tim Persewangi hanya tim Persewangi Banyuwangi di bawah manajer Jos Rudy yang bisa turun di Liga 3 Jawa Timur tahun ini.
Keputusan pencoretan dari keanggotaan Asprov PSSI Jawa Timur disampaikan pada kongres tahunan, Kamis (18/7).
Persewangi FC Banyuwangi yang dimanajeri Hari Wijaya dipastikan tak bisa mengikuti kompetisi liga di bawah Asprov Jatim akibat keputusan tersebut.
"Dari hasil kongres tahunan, Persewangi FC dicoret dari keanggotaan Asprov PSSI Jatim," ujar Humas Banyuwangi Putra, Firmansyah yang mengikuti kongres tersebut.
Manajer Persewangi FC, Hari Wijaya menanggapi tenang keputusan Asprov PSSI Jatim tersebut.
Terkait regulasi tersebut, Persewangi FC harus melakukan registrasi ulang jika akan mengikuti kompetisi. Hari juga mengakui selama terdegradasi ke Liga 3, Persewangi FC belum pernah mengikuti kompetisi di Jawa Timur.
Bahkan, sebelumnya PSSI sempat memberikan syarat kepada Persewangi FC untuk membayar beberapa denda yang mereka dapat jika ingin ikut kompetisi.
"Kalau nanti ikut kompetisi, kita registrasi ulang untuk tahun berikutnya," kata Hari.
Sementara itu, dua tim Liga 3 asal Banyuwangi, yaitu Persewangi Banyuwangi dan Banyuwangi Putra, belum memastikan diri untuk turun atau tidak pada musim kompetisi tahun ini.
Manajer Banyuwangi Putra Deky Firmansyah mengatakan, kemungkinan BP untuk turun di Liga 3 tahun ini hanya 30 persen.
Tahun ini, pria asal Desa Alasbuluh, Wongsorejo itu dipastikan mengakuisisi klub Liga 3 lainya, yaitu Mitra Surabaya.
Nantinya, Deky akan lebih fokus mempersiapkan Mitra Surabaya yang kepemilikanya sudah dia pegang.
"Untuk BP saya belum bisa pastikan. Kalau Mitra Surabaya saya sudah pastikan untuk persiapan. Agustus nanti akan mulai menata pemain. Sebagian pemain BP ikut saya ke Mitra," tegasnya.
Jawaban yang sama juga disampaikan pengurus Persewangi Banyuwangi.
Direktur Teknik Persewangi Juniarto mengaku masih mencari sosok manajer baru untuk memastikan turun tidaknya di Liga 3 tahun ini.
"Nanti kita cari manajer dulu. Keputusan tergantung direktur klub, jadi belum bisa memastikan," pungkasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin