Tari Gandrung hingga Syahiba Saufa Meriahkan Senja di AWT, Konsep Wisata Budaya Modern di Agrowisata Tamansuruh Curi Perhatian Pengunjung

Mayang Dwi Febrianti • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 14:14 WIB
Pergelaran Senja di Agrowisata Tamansuruh Banyuwangi. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)
Pergelaran Senja di Agrowisata Tamansuruh Banyuwangi. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Suasana hangat dan semarak menyelimuti Agrowisata Tamansuruh (AWT) Banyuwangi saat pergelaran Senja di AWT digelar. Agenda yang memadukan keindahan alam, pelestarian seni budaya tradisional, hingga hiburan musik tersebut sukses menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur.

Memasuki malam hari, panggung terbuka yang dihiasi dekorasi bambu berpadu dengan cahaya lampu hias menjadi pusat perhatian pengunjung. Pertunjukan dibuka dengan penampilan Tari Gandrung yang disajikan anggun sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya khas Banyuwangi.

Atmosfer semakin hidup ketika penampilan berlanjut dengan Tari Paju Gandrung. Para penari tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga turun mengajak penonton ikut menari bersama. Interaksi tersebut menciptakan suasana akrab sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung yang memadati area pertunjukan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan penyanyi Syahiba Saufa yang berhasil menghibur para penonton. Lagu-lagu yang dibawakan menambah semarak malam di kawasan wisata tersebut sekaligus melengkapi perpaduan antara seni tradisi dan hiburan modern.

Konsep panggung terbuka yang berada di tengah suasana alami Agrowisata Tamansuruh menjadi daya tarik tersendiri. Perpaduan panorama senja, udara sejuk, serta suguhan seni budaya memberikan pengalaman wisata yang berkesan bagi para pengunjung.

"Acaranya seru banget. Perpaduan pemandangan senja, udara sejuk Tamansuruh, sama pertunjukan seninya benar-benar dapet vibes-nya. Konsep panggung terbukanya juga nyaman, jadi benar-benar tempat healing yang komplet buat liburan akhir pekan," ujar Soim, salah seorang pengunjung.

Tak hanya menjadi ajang hiburan dan wisata kuliner, Senja di AWT juga mengusung semangat pelestarian budaya daerah. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kesenian tradisional dapat dikemas lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budayanya, sehingga tetap relevan dan semakin diminati berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Senja di AWT