Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Anugerah Musik Banyuwangi (AMB), Cetak Bintang Baru sekaligus Pelestari Tembang Oseng  

Sigit Hariyadi • Senin, 12 Agustus 2024 | 04:40 WIB

BERBAKAT: AMB menjadi ajang untuk melestarikan budaya Oseng khususnya bidang seni tarik suara
BERBAKAT: AMB menjadi ajang untuk melestarikan budaya Oseng khususnya bidang seni tarik suara
Radarbanyuwangi.id - Pemkab menggelar Anugerah Musik Banyuwangi (AMB). Event yang digelar rutin setiap tahun ini bertujuan untuk melahirkan bintang-bintang baru sekaligus penerus dalam melestarikan tembang berbahasa Oseng.

Anugerah Musik Banyuwangi terdiri dari lomba cipta lagu dan kompetisi menyanyi lagu bahasa Oseng alias Festival Gendhing Using (FGU). Anak-anak muda ikut ambil bagian pada event tersebut. Seperti yang terlihat saat final FGU Banyuwangi yang berlangsung di Amfiteater Radio Blambangan pada Sabtu Malam (10/8).

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, ada banyak kompetisi pencarian bakat penyanyi, tapi masih sedikit yang khusus menjaring penyanyi berbakat untuk lagu-lagu berbahasa daerah seperti halnya yang digelar di Banyuwangi. ”Ini kami lakukan karena ingin regenerasi pelantun musik Oseng terus berjalan,” ujarnya

Ajang pencarian bakat penyanyi lagu daerah ini berhasil melahirkan bintang-bintang baru yang akan menjadi penerus dalam melestarikan tembang berbahasa Oseng.

Selain regenerasi penyanyi berbahasa Oseng, festival ini merupakan bagian upaya melestarikan tembang berbahasa asli Banyuwangi tersebut.

Pada final FGU, lagu-lagu yang dinyayikan oleh para finalis merupakan lagu-lagu lawas hingga yang saat ini sedang hits. Sedangkan pada kategori anak-anak, lagu-lagu yang dibawakan bertema permainan dan persahabatan seperti ”Bang Cilang-Cilung”, ”Tanah Kelahiran”, dan ”Luk-Luk Lumbu”.

”Ini untuk menjaring penyanyi berbakat daerah mulai anak-anak hingga dewasa sebagai upaya menumbuhkan kecintaan pada musik daerah sejak dini,” ujar Ipuk.

Bupati Ipuk menambahkan, festival ini juga digelar sebagai upaya meningkatkan eksistensi lagu daerah agar tidak tertinggal dengan derasnya perkembangan musik populer lainnya.

”Sekaligus memperkuat musik Banyuwangi sebagai ikon daerah di kancah yang lebih luas sebagaimana seni budaya Banyuwangi lainnya, seperti tari Gandrung dan Banyuwangi Ethno Carnival,” imbuh Bupati Ipuk.

FGU merupakan rangkaian Anugerah Musik Banyuwangi (AMB) yang merupakan event apresiasi musik Banyuwangi. Puncak AMB akan digelar pada 31 Agustus mendatang.

Selain FGU, rangkaian AMB lainnya adalah lomba cipta lagu Oseng dan pemberian penghargaan bagi penyanyi Banyuwangi senior dan legendaris.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Banyuwangi Budi Santoso menambahkan, FGU tahun ini diikuti oleh 100 peserta kategori dewasa dan 30 peserta kategori sekolah dasar (SD). (sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#bintang baru #anugerah #pemkab banyuwangi #festival #anak-anak #indonesia #Bupati Ipuk Fiestiandani #musik #oseng #tembang