Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Manuk Dadali, Lagu Khas Sunda yang Populer di Medsos Jelang Perayaan Kemerdekaan RI ke-79: Begini Arti, Makna, dan Lirik Lagu Selengkapnya

Ayu Lestari • Senin, 5 Agustus 2024 | 14:17 WIB

BERSEJARAH: Bagian belakang Monumen Lubang Buaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring (kanan). Patung Garuda Pancasila di bagian depan monumen.
BERSEJARAH: Bagian belakang Monumen Lubang Buaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring (kanan). Patung Garuda Pancasila di bagian depan monumen.
Radarbanyuwangi.id – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79. Platform media sosial seperti Tiktok dan Instagram, sangat ramai diisi dengan iringan backsound musik yang berasal dari salah satu tembang asal Jawa Barat.

Lagu tersebut berjudul Manu Dadali. Lagu ini diciptakan oleh Sambas Mangundikarta pada tahun 1960an.Meski sudah lama ada, menariknya lagu tersebut seolah tak kehilangan daya magisnya hingga saat ini.

Bahkan menjadi salah satu tembang populer alias legend dari tanah Pasundan. Dan menjelang peringatan kemerdekaan saat ini, lagu ini begitu sangat populer.

Tak berlebihan lagu Manuk Dadali menjadi viral seperti saat ini. Sebab di balik lirik lagunya, ada semangat nasionalisme dan kebanggaan atas lambang negara. Judul Manuk Dadali sendiri bisa diartikan sebagai Burung Garuda.Baca Juga: Bikin Bangga, 7 Motif Batik Karya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Banyuwangi Raih Hak Cipta

Dimana lirik lagunya menceritakan tentang bagaimana gagah perkasanya burung garuda ini. Burung yang memiliki sifat pemberani dan disegani. Digambarkan juga Manuk Dadali juga senang bersatu dan rukun juga tidak saling iri, hidup berdampingan penuh kasih sayang satu sama lainnya.

Berikut lirik lagu Manuk Dadali :

Baca Juga: Tim Sepak Bola Disablitas Persawangi Banyuwangi Gelar Pemusatan Latihan: Persiapan Jelang Piala Menpora 2024 di Malang

Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang

Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang

Kukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk

Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk

Saha anu bisa nyusul kana tandangna

Tandang jeung pertentang taya bandinganana

Dipikagimir dipikaserab ku sasama

Taya karempan kasieun leber wawanenna

Reff:

Manuk dadali manuk panggagahna

Perlambang sakti Indonesia Jaya

Manuk dadali pangkakoncarana

Resep ngahiji rukun sakabehna 

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri

Silih pikanyaah teu inggis bela pati

Manuk dadali ngandung siloka sinatria

Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Artinya:

Terbang melesat tinggi, jauh di awang-awang

Merentang sayapnya, tegak tanpa ragu

Kukunya panjang dan paruhnya melengkung

Menyongsong langit dengan cergas terbangnya

Siapa yang bisa menyaingi keberaniannya

Gagah dan perkasa tak ada tandingannya

Dihormati dan disegani oleh sesama

Tanpa ragu tanpa takut, besar nyalinya

Reff:

Burung garuda, burung paling gagah

Lambang sakti Indonesia jaya

Burung garuda, yang paling tersohor

Senang bersatu, rukun semuanya 

Hidup berhimpun tanpa saling iri

Saling menyayangi, tak sungkan membela

Burung garuda adalah lambang kesatriaan

Untuk seluruh bangsa di negara Indonesia. (*)




Editor : Niklaas Andries
#lagu #Instagram #lambang negara #tiktok #hari ulang tahun (hut) #media sosial #khas sunda #burung garuda #republik indonesia #HUT