Radarbanyuwangi.id - Upacara adat Keboan Aliyan, Kecamatan Rogojampi akan digelar pada Minggu (14/7). Sejumlah pemuda desa, mulai melakukan persiapan untuk penampilan dalam ritual adat yang digelar setiap Suro tersebut.
Salah satu yang kini sedang digarap pementasan seni musik tradisional. Ketua Komunitas Musik Nada Using (Munsing), Mochamad Pungki Hartono mengatakan, sebagai pemuda Desa Aliyan yang lahir dan besar di Desa Aliyan, akan ikut andil dengan mempersembahkan karya seni musik tradisional.
“Kami sedang mempersiapkan pertunjukan karya musik tradisional berjudul mujo,” ungkap lelaki lulusan STKW Surabaya Jurusan Seni Karawitan ini.
Seni musik berjudul Mujo itu, kata dia, bentuk penghormatan kepada arwah para leluhur di Desa Aliyan yang juga tanah kelahiranya.
“Mbah buyut suko mugo jangkungono Mengingat para leluhur, menumbuhkan spirit untuk selalu bersyukur dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa,” jelas lelaki yang pernah membawa Banyuwangi dalam ajang Festival Lake Toba tahun 2021 lalu itu.
Sediktinya 12 anak muda Desa Aliyan dilatih untuk memainkan alat musik tradisional seperti kendang, saron, rebana, angklung dan gong.
“Tidak hanya sekedar memainkan alat musik saja, tapi juga ada gerak koreografinya. Sehingga akan lebih menarik saat ditonton,” katanya.
Pertunjukan konser seni musik tradisional itu, lanjut Pungki, akan digelar pada Sabtu (13/7) malam di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, bersamaan dengan bazar Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM). Baru pada Minggu (14/7) pagi, akan digelar upcara adat ritual Keboan Aliyan.(ddy/abi)
Editor : Niklaas Andries