Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Ipuk Ajak Seniman dan Budayawan Terus Berkolaborasi

Ayu Lestari • Rabu, 27 Maret 2024 | 14:40 WIB
WUJUD APRESIASI: Bupati Ipuk Fiestiandani menyerahkan tali asih kepada para pelaku seni-budaya di pelinggihan kantor Disbudpar Banyuwangi kemarin (26/3).
WUJUD APRESIASI: Bupati Ipuk Fiestiandani menyerahkan tali asih kepada para pelaku seni-budaya di pelinggihan kantor Disbudpar Banyuwangi kemarin (26/3).

RadarBanyuwangi.id - Bupati Ipuk Fiestiandani melanjutkan agenda silaturahmi dengan berbagai lapisan masyarakat. Memasuki pertengahan Ramadan 1445 Hijriah, orang nomor satu di lingkup Pemkab Banyuwangi tersebut bersilaturahmi dengan puluhan seniman dan budayawan.

Silaturahmi digelar di pelinggihan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi kemarin (26/3). Pada momen tersebut, Bupati Ipuk mengajak para seniman dan budayawan untuk terus berkolaborasi dengan pemkab demi memajukan seni budaya daerah.

”Kesenian dan budaya telah menjadi elan vital bagi Banyuwangi. Kehadiran para seniman dan budayawan memiliki kontribusi penting untuk membangun identitas kultural masyarakat Banyuwangi,” ujar Ipuk di hadapan seratus seniman dan budayawan.

Menurut Ipuk, kesenian dan kebudayaan di Banyuwangi hingga saat ini bisa terus eksis. Salah satunya berkat kerja keras dan jasa para pelaku seni. Dia menuturkan, para seniman dan budayawan juga punya andil besar dalam menguri-uri (melestarikan) tradisi di Bumi Blambangan. Kreativitas kesenian terus hidup berkat pelaku seni sehingga membuat pariwisata menjadi lebih berkembang.

”Saya juga meminta para pelaku seni untuk terus merangkul generasi milenial agar sama-sama mengembangkan kesenian. Karena berkat seniman dan budayawan juga, anak-anak masih bisa berpartisipasi dalam pengembangan seni dan budaya di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Kepada para seniman dan budayawan senior, Ipuk juga berpesan mengenai pentingnya regenerasi. Tujuannya, agar kebudayaan lokal Banyuwangi tidak tergerus dengan kebudayaan modern yang masuk ke kabupaten the Sunrise of Java.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menyerahkan apresiasi berupa tali asih kepada 100 seniman dan budayawan daerah. Pemberian ini merupakan bentuk komitmen pemkab untuk terus memberi perhatian pada pegiat seni budaya lokal. ”Jangan dilihat besarannya, tapi ini sebagai bentuk silaturahmi kami terhadap para pelaku seni budaya di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi Taufiq Rahman mengatakan, pemberian tali asih kepada seniman, budayawan, dan pelaku wisata rutin dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir. ”Setiap tahunnya ada seratus penerima. Jadi, sampai sekarang, total ada 300 penerima,” terangnya. 

Hal tersebut disambut dengan positif oleh para seniman. Pemberian tali asih kepada pelaku seni-budaya merupakan perwujudan kehadiran pemkab selain dengan rutin menggelar berbagai event budaya. ”Wujud dari perhatian pemerintah. Tidak semua daerah demikian,” ungkap Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri. (tar/sgt/c1)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#seniman dan budayawan #kolaborasi #Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani