Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemdes Olean Launching Lembaga Pendidikan TOA

Edy Supriyono • Jumat, 28 Oktober 2022 | 02:35 WIB
FOTO BERSAMA: Jajaran pemerintah Desa dan pemkab Situbondo meresmikan Sekolah Taman Alam Olean (TAO) di tempat wisata KK26, Desa Olean, Kecamatan Situbondo, Rabu (26/10). (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
FOTO BERSAMA: Jajaran pemerintah Desa dan pemkab Situbondo meresmikan Sekolah Taman Alam Olean (TAO) di tempat wisata KK26, Desa Olean, Kecamatan Situbondo, Rabu (26/10). (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Pemerintah Desa (Pemdes) Olean resmi melaunching Sekolah Taman Alam Olean (TAO), Rabu (26/10) di tempat wisata Karang Kene’ (KK) 26 Desa Olean, Kecamatan Situbondo. Lembaga pendidikan dengan konsep alam ini didirikan dalam rangka memberikan wadah bagi anak kurang beruntung menempuh bangku sekolah.

Ketua TAO Situbondo, Jefri Gunawan menjelaskan, lembaga yang baru didirikan itu dibangun untuk memberikan ruang belajar bagi seorang anak yang kurang beruntung dalam menempuh bangku sekolah. Seperti keterbatasan ekonomi keluarga, sehingga anak putus sekolah. Termasuk anak terlantar serta disabilitas.

“Lembaga pendidikan ini dibangun untuk aktifitas pendidikan non formal. Siapa saja bisa ikut bergabung. Bahkan, kalau ada anak yang kurang mampu ingin sekolah kami terima. Ini didirikan tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang kurang mampu,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Jefri, itu mengaku, pendidikan non formal tersebut fokus terhadap pengembangan potensi peserta didiknya. Sehingga, banyak anak di Situbondo yang memiliki keterampilan khusus di bidang profesi. “Kegiatan pendidikan non formal ini dalam rangka fokus untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki anak. Sehingga bakat tersebut bisa diasah dan bisa menjadi ahli di bidang tersebut,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, sekolah TAO merupakan sekolah alam pertama di Kota Santri ini. Bahkan sekolah yang mempelopori pertama kali adanya aktivitas pendidikan di luar ruangan. Memiliki visi misi besar dalam meningkatkan potensi budaya yang ada di Situbondo.

“Visi misi kita ingin budaya di Desa Olean serta di Kabupaten Situbondo berkembang. Itulah alasan kami menempatkan lembaga pendidikan tersebut di area wisata KK26. Karena wisata tersebut salah satunya mengangkat tema wisata edukasi. Nantinya banyak budaya-budaya yang diajarkan serta ditampilkan dalam aktivitas belajar,” ungkapnya.

Jefri berharap, pemerintah turut mensupport berjalannya TOA di Situbondo. Sehingga, sekolah tersebut terus berkembang dan semakin banyak dikenal oleh orang. “Harapannya ke depan berbagai pihak memberikan banyak support, agar taman alam olean terus berkembang kedepan dengan saling bersinergi,” tutupnya.

Sementara itu, Kades Olean, Ansori mengatakan, sekolah TAO terbentuk dari hasil diskusi ringan. Di mana muncul ide untuk bisa memberikan ruang pendidikan bagi anak yang kurang mampu. “Kami bercita-cita ada sekolah yang bisa menampung anak kurang beruntung untuk bisa menempuh pendidikan formal. Maka terbentuk nya konsep TAO ini dan berhasil didirikan,” jelasnya.

Ansori mengatakan, Alumni TAO nantinya diharapkan mampu berdiri sendiri sesuai dengan bakat dan kemampuan. Itu dihasilkan saat aktif belajar di TAO. Sehingga bisa mandiri bersama kemampuan dirinya. “Kami berharap anak-anak ini bisa kreatif dan memiliki keterampilan khusus saat belajar. sehingga, pada saat lulus sudah bisa mandiri mandiri bersama keahlian yang dimiliki. Sehingga bisa selamat raganya dan bahagia jiwanya,” pungkasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#Pendidikan TAO #merdeka belajar #Pemdes Olean