Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tanggul Jebol Diterjang Gelombang, Pemkab Situbondo Siapkan Tangkis Ombak 200 Meter di Pesisir Jangkar

Ali Sodiqin • Senin, 19 Januari 2026 | 22:30 WIB

Banjir rob bertahun-tahun melanda Jangkar. Pemkab Situbondo siapkan tangkis ombak 200 meter lewat dana BTT usai ditinjau oleh Wabup Ulfiyah.
Banjir rob bertahun-tahun melanda Jangkar. Pemkab Situbondo siapkan tangkis ombak 200 meter lewat dana BTT usai ditinjau oleh Wabup Ulfiyah.

RADARBANYUWANGI.ID - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait jebolnya tangkis ombak akibat gelombang besar, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, melakukan peninjauan langsung ke kawasan pesisir Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Rabu (14/1/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir Desa Jangkar dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati Situbondo didampingi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Jangkar.

Di lokasi, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan warga, kerusakan tangkis ombak menjadi penyebab utama masuknya air laut ke permukiman warga, terutama saat terjadi pasang air laut disertai gelombang tinggi.

“Berdasarkan laporan masyarakat, wilayah pesisir Desa Jangkar ini terdampak banjir rob yang sudah terjadi bertahun-tahun. Oleh karena itu, hari ini kami turun langsung ke lokasi bersama BPBD dan Forkopimca,” ujar Ulfiyah, dilansir dari situbondokab.go.id.

Menurutnya, banjir rob yang berulang tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kondisi rumah, lingkungan, serta perekonomian masyarakat pesisir.

Karena itu, pemerintah daerah memandang perlu adanya penanganan cepat dan terukur.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Situbondo berencana membangun kembali tangkis ombak di kawasan tersebut.

Pembangunan akan dilakukan sepanjang 200 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Proyek tersebut direncanakan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Alhamdulillah, kami telah berkoordinasi dan berembuk dengan Bupati Situbondo, Mas Rio, dan beliau menyetujui pelaksanaan pembangunan tangkis ombak sepanjang 200 meter dengan tinggi 3 meter melalui dana BTT,” jelas Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Ulfi.

Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan nantinya akan difasilitasi oleh pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta BPBD Kabupaten Situbondo.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran.

Menurut Mbak Ulfi, pembangunan tangkis ombak ini diharapkan dapat menjadi penahan gelombang laut sehingga air laut tidak lagi masuk ke rumah-rumah warga ketika terjadi pasang dan cuaca ekstrem.

“Minimal sudah ada penyangga ombak agar tidak masuk ke permukiman warga, mengingat banjir rob ini terjadi hampir setiap tahun. Bismillah, semoga prosesnya berjalan lancar dan permasalahan ini segera teratasi,” imbuhnya.

Selain fokus pada penanganan infrastruktur, Wakil Bupati Situbondo juga mengimbau para nelayan di wilayah pesisir Jangkar untuk meningkatkan kewaspadaan.

Mengingat kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang masih berpotensi terjadi, nelayan diminta lebih cermat sebelum melaut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Dengan rencana pembangunan tangkis ombak tersebut, Pemkab Situbondo berharap persoalan banjir rob yang selama ini menghantui warga pesisir Desa Jangkar dapat segera diminimalkan, sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat setempat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jangkar #situbondo #tangkis ombak #Tanggul Jebol