RADARBANYUWANGI.ID - Sekjen DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim, membenarkan adanya rotasi Ahmad Sahroni dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran rutin, bukan pencopotan maupun buntut dari pernyataan kontroversial Sahroni.
“Rotasi rutin, tidak ada pencopotan, hanya penyegaran,” ujar Hermawi kepada wartawan, Jumat (29/8).
Hermawi menepis narasi sejumlah pihak yang menyebut rotasi ini sebagai konsekuensi dari pernyataan Sahroni yang sempat menyulut perdebatan publik.
Ia menekankan, pergantian posisi merupakan hal biasa dalam dinamika partai.
Nama Ahmad Sahroni belakangan ramai diperbincangkan usai komentarnya terkait kritik masyarakat terhadap gaji anggota DPR RI.
Sahroni bahkan menyebut orang yang mewacanakan pembubaran DPR sebagai “mental manusia tertolol sedunia”.
Baca Juga: Rekam Jejak Ahmad Sahroni, Politisi Partai NasDem yang Viral Gegara Sebut Tolol Sedunia
“Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” kata Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8).
Pernyataan tersebut kian memicu gelombang kritik, terlebih di tengah maraknya aksi demonstrasi di Jakarta pada akhir Agustus 2025.
Aksi itu dipicu sorotan publik terhadap gaji dan tunjangan fantastis anggota dewan.
Selain itu, Sahroni juga menyampaikan bahwa pada Kamis (28/8), bertepatan dengan demo buruh di depan gedung DPR, para anggota dewan diimbau bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) demi menghindari kesulitan keluar masuk kompleks parlemen.
“Karena, kan, kami enggak mau gini, ada hal-hal mungkin orang sudah masuk, susah keluar kayak kemarin. Pulang ribet, ke mana-mana susah. Makanya diimbau untuk WFH,” ucapnya.
Dengan penegasan Hermawi, Nasdem ingin memastikan publik bahwa rotasi Ahmad Sahroni tidak terkait kontroversi, melainkan sebatas penyegaran jabatan di internal DPR. (*)
Editor : Ali Sodiqin