Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bakesbangpol Banyuwangi Ajak Orgama Berperan dalam Pendidikan Politik Masyarakat

Bagus Rio Rohman • Selasa, 13 Agustus 2024 | 19:31 WIB
(Dari kiri) Adrianus Yansen Pale, Achmad Wahyudi, moderator Elly Irwan Suryanto, dan Agus Mulyono pada kegiatan pendidikan politik di aula SMK PGRI 2 Giri, Senin (12/8).
(Dari kiri) Adrianus Yansen Pale, Achmad Wahyudi, moderator Elly Irwan Suryanto, dan Agus Mulyono pada kegiatan pendidikan politik di aula SMK PGRI 2 Giri, Senin (12/8).

RadarBanyuwangi.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi kembali menggelar pendidikan politik kepada masyarakat.

Senin (12/8) kegiatan tersebut diberikan kepada para tokoh asal sejumlah organisasi keagamaan (orgama) di Banyuwangi.

Kegiatan yang digelar di aula SMK PGRI 2 Giri tersebut mengusung tema ”Peran Organisasi Keagamaan dalam Pendidikan Politik di Masyarakat”.

Pihak Bakesbangpol menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Adz Dzikra Achmad Wahyudi dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi Adrianus Yansen Pale sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono. Turut hadir sejumlah tokoh asal lintas organisasi keagamaan seperti NU, LDII, GP Ansor, Al-Irsyad, Muhammadiyah, maupun orgama lainnya.

Sejumlah pemuda sebagai pemilih pemula juga hadir dalam kegiatan kali ini.

”Pendidikan politik ini memang sangat penting diketahui maupun dipahami oleh seluruh masyarakat agar dapat ikut serta dalam menyukseskan Pilkada 2024 mendatang,” ujar Plt Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono.

Agus mengatakan, perkembangan dan kemajuan Banyuwangi saat ini juga berkat peran serta orgama di kabupaten the Sunrise of Java.

”Banyuwangi saat ini memiliki segudang prestasi dan penghargaan yang telah diraih, tentu hal ini sangat menunjang perkembangan dan pembangunan di Banyuwangi semakin baik,” katanya.

Agus menambahkan, pendidikan politik kali ini diberikan kepada sejumlah orgama di Banyuwangi agar dapat ikut serta dalam menjaga dan menyukseskan Pilkada 2024 mendatang.

”Ada empat poin penting dalam kegiatan ini, yaitu ikut sukseskan pilkada, meningkatkan partisipasi masyarakat minimal 80 persen, menjaga kondusivitas, dan tidak mengganggu proses pemerintahan yang telah berjalan,” ungkapnya.

Melalui pendidikan politik ini, orgama di Bumi Blambangan diharapkan bisa turut menyampaikan pesan kepada para jemaah atau masyarakat luas.

Sehingga, target 80 persen partisipasi masyarakat dalam pilkada bisa tercapai.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Banyuwangi Adrianus Yansen Pale alias Ansel sangat berterima kasih kepada Bakesbangpol yang telah mengadakan pendidikan politik.

Bawaslu berharap orgama maupun tokoh agama yang menjadi panutan masyarakat bisa ikut berperan melakukan pengawasan dalam penyelenggaraan pilkada.

Pengasuh Ponpes Adz Dzikra Achmad Wahyudi menjelaskan bahwa organisasi merupakan kelompok kerja sama antara orang-orang dengan tujuan yang sama.

Makanya, dalam organisasi harus menerapkan Pancasila sila keempat. (rio/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pilkada 2024 #pendidikan politik #Bakesbangpol #banyuwangi #bawaslu