RadarBanyuwangi.id - Bupati Ipuk Fiestiandani kembali menggelar safari Ramadan 1445 Hijriah.
Pada Selasa (26/3), orang nomor satu di lingkungan Pemkab Banyuwangi tersebut buka puasa bersama ratusan pedagang Pasar Genteng.
Tidak seperti kegiatan safari Ramadan sebelumnya yang diselenggarakan di masjid atau balai pertemuan, kali ini Ipuk memilih berbuka puasa di tengah Pasar Genteng.
Menurut Ipuk, pasar dipilih menjadi lokasi pertemuan sebagai bentuk apresiasi kepada para pedagang yang telah menjadi ujung tombak perjuangan menjaga stabilitas ekonomi daerah.
”Pasar adalah denyut nadi perekonomian kita. Para pedagang adalah pejuang sesungguhnya yang menjaga stabilitas ekonomi daerah,” pujinya.
Setelah ekonomi sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, Banyuwangi berhasil rebound.
Kabupaten ujung timur Pulau Jawa mencatatkan pertumbuhan ekonomi dari minus 3,58 persen pada 2020 menjadi 5,03 persen pada 2023. ”Ini semua berkat perjuangan dan kegigihan Bapak dan Ibu semua,” tutur Ipuk.
Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga meminta kepada para pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan pasar.
Dia juga berharap para pedagang terus mengembangkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
”Supaya pasar tidak ditinggalkan pelanggannya, mau tidak mau kita perlu terus beradaptasi. Kami dari pemerintah daerah siap untuk mendampingi,” kata dia.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ipuk saat buka bersama masyarakat Kecamatan Srono. Tepatnya, pada pertemuan yang digelar di Pasar Desa Rejoagung, Senin (25/3) lalu.
Pada pertemuan tersebut Ipuk meminta agar para pedagang dapat meningkatkan kemampuannya.
”Kami menyiapkan beragam program pelatihan yang bisa diikuti untuk menambah pengetahuan dan kemampuan para pedagang,” ujarnya.
Pada rangkaian safari Ramadan tersebut, Ipuk juga menggelar salat Tarawih berjemaah dengan masyarakat Kecamatan Sempu di Masjid Baitul Izzah, Desa Karangsari.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan organisasi masyarakat (ormas) keislaman, dan warga sekitar.
Selain menyapa warga, dalam rangkaian safari tersebut juga dibuka pelayanan publik. Seperti halnya cek kesehatan gratis yang meliputi tensi darah, kolestrol, gula darah, hingga asam urat.
Ada pula layanan administrasi kependudukan mulai dari identitas kependudukan digital (IKD), kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga (KK), dan lain sebagainya. (sgt/c1)
Editor : Salis Ali Muhyidin