Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Realisasi PAD Banyuwangi Tembus 98,40 Persen, Terbanyak Berasal dari Pajak dan Retribusi

Gareta Yoga Eka Wardani • Rabu, 3 Januari 2024 | 22:00 WIB
Photo
Photo

RadarBanyuwangi.id – Upaya Pemkab Banyuwangi menggenjot realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2023 membuahkan hasil positif.

Meski tidak mencapai seratus persen dari target yang ditetapkan, namun realisasi PAD tahun lalu naik signifikan dibanding tahun 2022.

Realisasi PAD 2023 mencapai 98,4 persen, sedangkan tahun 2022 ”hanya” sebesar 87,74 persen.

Sekadar diketahui, target PAD yang ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2023 mencapai Rp 576.545.564.200.

Di sisi lain, berdasar data sementara dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, realisasi PAD tahun 2023 sebesar Rp 567.319.314.480.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Firman Sanyoto mengatakan, peningkatan realisasi PAD tersebut disebabkan sejumlah faktor.

Termasuk kerja sama lintas elemen, baik kerja sama internal pemkab maupun kerja sama dengan pihak eksternal.

Firman berharap, realisasi semua komponen PAD tahun ini bisa mencapai target.

”Kinerja sudah bagus dibanding tahun sebelumnya, baik dari kekurangan personal dan alat kita maksimalkan bisa,” ujarnya, Selasa (2/1).

Sekadar diketahui, capaian PAD yang mencapai 98,40 persen berasal dari empat sumber.

Yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Capaian pajak daerah tahun 2023 meningkat dari 108,14 persen pada tahun 2022 menjadi 115,97 persen.

Realisasi retribusi daerah juga meningkat, tepatnya dari 53,72 persen pada 2022 menjadi 60,05 persen pada tahun 2023.

Persentase realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada 2022 dan 2023 stabil, yakni sebesar 91,83 persen.

Sedangkan komponen terakhir yaitu lain-lain PAD yang sah meningkat dari 77,18 persen menjadi 93,52 persen.

Firman menjelaskan, realisasi pajak daerah pada tahun 2023 cukup tinggi, yakni mencapai Rp 283.540.609.281 dari target yang ”hanya” sebesar Rp 244.490.000.000 mampu terserap hingga Rp 283.540.609.281.

”Intinya, realisasi PAD tahun 2023 sudah lebih meningkat dibanding 2022,” pungkasnya. (rei/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pajak #retribusi #PAD #realisasi #pemkab #banyuwangi