RADAR BANYUWANGI – Kafe De Gentong terbakar pada Minggu (27/9/2026) dini hari. Api yang diduga dipicu korsleting listrik bermula dari dapur dan dengan cepat membesar hingga melalap hampir seluruh bangunan. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp70 juta, namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Kebakaran terjadi saat tempat usaha tersebut dalam kondisi tutup. Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.45 WIB dari arah dapur.
Api kemudian merambat ke bagian bangunan lain yang memiliki material kayu dan mudah terbakar. Kondisi diperparah oleh tiupan angin kencang sehingga kobaran dengan cepat membesar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi langsung bergerak setelah menerima laporan warga.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi Salam Bikwanto mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 00.47 WIB.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.02 WIB dan langsung melakukan penanganan.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan dimulai pukul 01.03 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.43 WIB,” ujar Salam.
Api Muncul Saat Resto Tutup
Sebelum kebakaran terjadi, pemilik kedai, Syamsudin, 59, sempat mengecek kondisi dapur.
Setelah memastikan kondisi tempat usaha, Syamsudin meninggalkan kedai dan kembali menuju penginapan yang berjarak sekitar 40 meter dari lokasi.
Tidak lama berselang, dua saksi, Ilfa Alhuzwiri Syam dan Alfi Alhuzwiri Syam, yang berada tidak jauh dari lokasi melihat kepulan asap dan kobaran api dari arah kedai.
Keduanya kemudian berteriak meminta bantuan warga.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kebakaran kepada petugas pemadam.
Ketika petugas tiba, kondisi api sudah membesar. Kobaran yang diduga bermula dari dapur kemudian menyambar material kayu pada bagian atap bangunan lainnya.
Tiupan angin membuat api semakin cepat menjalar.
Hampir Seluruh Bangunan Terbakar
Kebakaran menyebabkan hampir seluruh bangunan resto mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Tidak hanya bangunan, sejumlah peralatan usaha juga ikut terbakar. Di antaranya tiga kulkas, fryer, kompor, microwave, etalase, lemari, meja, serta berbagai peralatan lainnya.
Petugas Damkarmat Banyuwangi melakukan pemadaman hingga api benar-benar berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.43 WIB.
Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api merembet ke bagian bangunan lainnya maupun lingkungan di sekitar lokasi.
Diduga Korsleting Listrik
Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
“Berdasarkan investigasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” kata Salam.
Meski api melalap hampir seluruh bangunan dan sejumlah peralatan usaha, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Total kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp70 juta.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama pada bangunan usaha yang memiliki banyak perangkat elektronik dan peralatan dapur.
Ringkas kronologi kebakaran Kafe De Gentong:
-
Waktu: Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 00.45 WIB.
-
Kondisi: Tempat usaha dalam keadaan tutup.
-
Titik awal api: Area dapur.
-
Laporan diterima: Sekitar pukul 00.47 WIB.
-
Petugas tiba: Sekitar pukul 01.02 WIB.
-
Pemadaman dimulai: Sekitar pukul 01.03 WIB.
-
Api berhasil dipadamkan: Sekitar pukul 01.43 WIB.
-
Dugaan penyebab: Korsleting listrik.
-
Kerugian: Sekitar Rp70 juta.
-
Korban: Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. (*)