Gunung Sinabung Erupsi, KAI Pastikan 20 Perjalanan Kereta di Sumut Tetap Aman

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:39 WIB
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami peningkatan aktivitas vulkanik hingga status Level III atau Siaga. KAI memastikan erupsi tersebut belum mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara. (Antara)
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami peningkatan aktivitas vulkanik hingga status Level III atau Siaga. KAI memastikan erupsi tersebut belum mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, belum mengganggu perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh perjalanan kereta penumpang tetap berlangsung aman dan normal hingga Rabu (2/9).

Kepastian tersebut disampaikan KAI setelah aktivitas vulkanik Gunung Sinabung kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir. Perusahaan langsung melakukan pemeriksaan terhadap prasarana jalur rel dan memperkuat koordinasi dengan masinis untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat sebaran abu vulkanik.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi di lintasan yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan.

"Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu, KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana jalan rel. Selain itu, kami juga berkoordinasi intensif dengan para masinis yang mengoperasikan KA di lintas terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik," ujar Anwar.

Aktivitas Sinabung Masih Berlanjut

Gunung Sinabung tercatat mengalami erupsi pada Senin (31/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, kolom abu vulkanik teramati mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter di atas puncak atau 5.960 meter di atas permukaan laut.

Aktivitas vulkanik kembali terpantau pada Rabu (2/9) sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Pada periode tersebut, terjadi semburan abu setinggi 1.000 meter dan tercatat empat kali gempa vulkanik.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, status aktivitas gunung tersebut telah dinaikkan dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.

Sebaran abu vulkanik juga sempat berdampak pada aktivitas penerbangan. Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu mengalami pembatalan akibat kondisi tersebut.

Namun, kondisi di jalur perkeretaapian yang dikelola KAI Divre I Sumatera Utara masih dinyatakan aman.

KAI Pastikan Jalur Rel Aman

KAI menyatakan sebaran abu vulkanik tidak mengenai kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api. Jarak pandang masinis di seluruh lintasan operasional juga masih berada dalam batas aman.

"Dampak sebaran abu vulkanik dipastikan tidak mengenai kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api yang dikelola oleh KAI Divre I Sumatera Utara. Jarak pandang masinis di seluruh lintas operasional juga dalam batas aman untuk mendukung keselamatan perjalanan. Setiap harinya, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan 20 perjalanan kereta api penumpang, dan seluruhnya hingga saat ini tetap berjalan normal dan aman," kata Anwar.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kereta api di Sumatera Utara tidak perlu khawatir terhadap gangguan perjalanan akibat erupsi Gunung Sinabung sejauh kondisi lintasan masih berada dalam batas aman.

Meski demikian, KAI tetap melakukan pemantauan secara berkelanjutan. Kondisi jalur dan perkembangan sebaran abu vulkanik terus diperhatikan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

KAI Siap Ambil Langkah Antisipatif

KAI menegaskan keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas. Pemantauan dilakukan untuk memastikan perusahaan dapat segera mengambil langkah apabila aktivitas Gunung Sinabung mengalami perubahan yang berpotensi memengaruhi operasional kereta api.

"KAI Divre I Sumatera Utara senantiasa memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan seluruh pelanggan. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung secara berkelanjutan dan siap mengambil langkah proaktif agar operasional kereta api di Sumatera Utara tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman pascaerupsi," ujar Anwar.

Hingga Rabu (2/9), sebanyak 20 perjalanan kereta api penumpang yang dioperasikan KAI Divre I Sumatera Utara setiap hari masih berjalan normal dan aman.

KAI mengimbau pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi mengenai kondisi perjalanan serta perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Pemantauan terhadap lintasan akan terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Gunung Sinabung Erupsi Gunung Sinabung sumatera utara KAI Kereta Api